Saham PBV 0,70 Disorot
JAKARTA, investor.id - Saham PT Blue Bird Tbk (BIRD) naik 1,49% ke Rp 1.700 pada perdagangan Rabu (11/3/2026). Saham emiten operator taksi ini juga menghijau 0,90% pada Selasa (10/3/2026).
Sejumlah 1,36 juta saham Blue Bird diperdagangkan kemarin, frekuensi 365 kali, dan nilai transaksi Rp 2,28 miliar.
Saham Blue Bird dengan kode BIRD masih bergerak cenderung sideways dalam periode tahun berjalan. Nilai kapitalisasi pasar atau market cap di Rp 4,35 triliun dengan jumlah saham beredar 2,5 miliar saham.
Baca Juga:
Mencuat Saham PBV 0,02Rasio price to book value (PBV) BIRD 0,70 kali. Dengan price earning ratio (PER) 6,61 kali (annualized).
Sepanjang 9 bulan 2025, BIRD membukukan penjualan neto alas omzet Rp 4,11 triliun. Menguat dari periode sama tahun sebelumnya Rp 3,66 triliun.
Adapun laba bersihnya Rp 482,59 miliar, dibandingkan Rp 436,3 miliar.
CGS International Sekuritas menyoroti saham Blue Bird untuk hari ini. Broker efek tersebut merekomendasikan spec buy saham BIRD dengan support di 1.670 untuk perdagangan Kamis (12/3/2026). Jika bertahan di atas level support maka ada potensi naik ke 1.730-1.760 jangka pendek.
“Cutloss jika break di bawah 1.640,” papar CGS International Sekuritas dalam ulasannya untuk perdagangan hari ini.
Editor: Theresa Sandra Desfika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
WOM Finance (WOMF) Tebar Dividen 30% dari Laba, Ini Jadwalnya
PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk atau WOM Finance (WOMF) berencana menebar dividen tunai 30% dari laba tahun 2025.Cara Daikin Dongkrak Kepercayaan Konsumen
Saat ini AC tidak hanya sekadar pemberi kesejukan, melainkan juga menjadi pendukung bagi produktivitas.Pemda Rusia Wajibkan Perusahaan Setor Nama Karyawan untuk Maju Perang
Pemda Rusia rekrutmen militer terselubung. Perusahaan di Ryazan wajib setor nama karyawan untuk perang di Ukraina demi penuhi kuota tentara.Laba Bersih Indocement (INTP) Rp 2,25 Triliun
PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) mencatat laba bersih Rp 2,25 triliun tahun 2025.Pengadaan Mobil Kopdes Perlu Berbasis Data
Pemerintah perlu membuat peta jalan yang terukur dan berbasis data, dalam memenuhi kebutuhan mobil operasional Kopdes Merah PutihKetika Asuransi Harus Berpikir Seperti Bisnis Ritel
Makin banyak masyarakat dan pelaku usaha kecil terlindungi, makin kuat pula fondasi ekonomi nasional.Tag Terpopuler
Terpopuler





