Minggu, 5 April 2026

Breaking News! Harga Minyak Melonjak Lebih dari 7%

Penulis : Indah Handayani
12 Mar 2026 | 09:30 WIB
BAGIKAN
Ilustrasi harga minyak. (Foto: ANTARA/Shutterstock/pri)
Ilustrasi harga minyak. (Foto: ANTARA/Shutterstock/pri)

JAKARTA, investor.id Harga minyak dunia melonjak lebih dari 7% pada Kamis (12/3/2026) pagi, meskipun negara-negara besar mengumumkan pelepasan cadangan minyak darurat dalam jumlah besar. Pasar menilai langkah tersebut belum tentu mampu menutup potensi kekurangan pasokan akibat konflik di Timur Tengah.

Berdasarkan data Bloomberg, harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) hari ini terlihat melonjak 7,15% menjadi US$ 93,5 per barel saat berita ini ditulis. Sementara itu, harga minyak Brent hari ini diperdagangkan naik 7,12% ke US$ 98,69 per barel.

Dikutip dari CNBC Internasional, lonjakan tersebut terjadi setelah International Energy Agency (IEA) mengumumkan rencana pelepasan 400 juta barel minyak dari cadangan darurat oleh 32 negara anggotanya. Ini menjadi pelepasan cadangan strategis terbesar sejak lembaga tersebut dibentuk setelah krisis embargo minyak pada 1973.

ADVERTISEMENT

Di sisi lain, Amerika Serikat (AS) juga menyatakan akan melepas 172 juta barel minyak dari Strategic Petroleum Reserve. Menteri Energi AS, Chris Wright, mengatakan pengiriman minyak tersebut bisa dimulai pekan depan dan diperkirakan membutuhkan sekitar 120 hari untuk selesai.

Meski demikian, pasar minyak tampak tidak terlalu terpengaruh oleh pengumuman tersebut. Harga tetap melambung, mencerminkan keraguan pelaku pasar bahwa cadangan tersebut mampu menutup potensi kekurangan pasokan jika arus minyak melalui Selat Hormuz terganggu.

Sekitar 20% pasokan minyak global diketahui melewati jalur pelayaran strategis yang menghubungkan Teluk Persia dengan pasar energi dunia itu.

Senior Investment Strategist di Raymond James Pavel Molchanov mengatakan, pasar saat ini masih berada dalam kondisi panik. “Harga saat ini masih berada dalam mode panik. Banyak emosi, ketakutan, dan ketidakpastian yang tercermin dalam pergerakan harga,” ujarnya.

Analis energi dari MST Marquee Saul Kavonic menilai, pelepasan cadangan minyak oleh IEA memang akan menambah pasokan ke pasar. Namun, jumlah tersebut kemungkinan hanya mampu menutup sekitar seperempat dari potensi kekurangan pasokan 20 juta barel per hari jika Selat Hormuz benar-benar tertutup.

Risiko Kekurangan Pasokan

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 3 jam yang lalu

Prabowo dan SBY Lepas Jenazah 3 Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon

Presiden Prabowo dan mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono turut melepas tiga prajurit TNI yang gugur di Lebanon untuk dimakamkan.
InveStory 3 jam yang lalu

Inspiratif! Rayyan Shahab Diterima 15 Kampus Top Dunia Tanpa Kursus Bahasa Inggris

Siswa MAN IC Pekalongan, Ahmad Ali Rayyan Shahab mencatat prestasi luar biasa. Di usia 17 tahun dia diterima 15 kampus dunia.
Business 3 jam yang lalu

Private AI Bantu Dunia Bisnis Kurangi Risiko 

- Tekanan terhadap perusahaan Indonesia saat ini terasa dari dua arah sekaligus. Di satu sisi, semua orang bicara soal AI, mulai dari chatbot, analitik prediktif, sampai agen AI yang bisa mengotomatisasi proses bisnis.
Business 3 jam yang lalu

MPMX Raih Laba Bersih Rp 462 Miliar pada 2025

PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk (MPMX), perusahaan konsumer  otomotif dan transportasi di Indonesia hari ini melaporkan hasil kinerja keuangan  untuk tahun buku 2025 yang telah diaudit. Perseroan tetap mempertahankan fundamental  bisnis yang solid di tengah dinamika kondisi pasar.  
Market 6 jam yang lalu

Pizza Hut (PZZA) Balikkan Rugi Jadi Laba

PT Sarimelati Kencana Tbk (PZZA) membalikkan kinerja keuangan pada 2025 dengan mencetak laba bersih tahun berjalan sebesar Rp 24,75 miliar.
National 7 jam yang lalu

Jenazah Prajurit TNI Gugur dalam Misi Perdamaian UNIFIL Tiba di Indonesia

Tiga jenazah prajurit TNI yang gugur jalankan tugas di Lebanon tiba di tanah air dan dijadwalkan akan diterima Presiden Prabowo Subianto.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia