Breaking News! Harga Minyak Melonjak Lebih dari 7%
Menurut Kavonic, keputusan IEA tersebut justru menunjukkan bahwa risiko kekurangan pasokan minyak cukup serius dan konflik di Timur Tengah diperkirakan tidak akan segera berakhir. “Pelepasan cadangan ini juga berarti stok tersebut harus digantikan di masa depan, yang berpotensi mendorong harga minyak tetap tinggi bahkan setelah perang berakhir,” katanya.
Ketidakpastian mengenai waktu dan mekanisme distribusi cadangan minyak juga menjadi alasan mengapa pasar masih gelisah.
Meski pengumuman IEA dinilai sebagai intervensi terbesar dalam sejarah pasar energi, lembaga tersebut belum menjelaskan secara rinci seberapa cepat masing-masing negara akan melepas cadangan mereka dan bagaimana minyak tersebut akan didistribusikan.
Molchanov memperkirakan dibutuhkan sekitar 60 hingga 90 hari sebelum minyak dari cadangan tersebut benar-benar masuk ke pasar dalam jumlah signifikan.
Menurut dia, meskipun 400 juta barel merupakan jumlah yang sangat besar, gangguan pasokan energi kali ini juga merupakan yang terbesar setidaknya sejak krisis energi pada 1970-an. “Pasar membutuhkan banyak minyak dan membutuhkannya dengan cepat,” ujarnya
Editor: Indah Handayani
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






