Asing Gerak Cepat Cetak Net Buy, 7 Saham Langsung Diserbu
JAKARTA, investor.id – Investor asing mencatatkan transaksi beli bersih (net buy) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (25/3/2026). Asing langsung menyerbu saham AADI, ASII, PTBA, TLKM, ITMG, ADRO, dan BRMS.
Adapun net buy asing di seluruh pasar hari ini sebesar Rp 102,8 miliar. Dengan begitu, total transaksi jual bersih (net sell) asing sepanjang tahun berjalan ini menjadi Rp 8,4 triliun – berdasarkan data BEI.
Net buy terbesar di pasar reguler terjadi pada saham PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI) mencapai Rp 335,1 miliar.
Selain saham AADI, asing juga memburu saham PT Astra International Tbk (ASII) dengan net buy sebesar Rp 228,1 miliar.
Selanjutnya, saham PT Bukit Asam Tbk (PTBA) dan PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM). Net buy asing pada saham PTBA sebesar Rp 199,89 miliar dan TLKM senilai Rp 165,6 miliar.
Kemudian, saham PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG), PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO), dan PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS). Net buy asing pada saham ITMG mencapai Rp 139,3 miliar, ADRO sebesar Rp 125,7 miliar, dan BRMS senilai Rp 120,7 miliar.
Sebaliknya, net sell terbanyak oleh investor asing melanda saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) mencapai Rp 507,5 miliar.
Diikuti, saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI), dan PT Antam Tbk (ANTM). Net sell asing pada saham BBCA Rp 385 miliar, BBNI Rp 224,1 miliar, dan ANTM Rp 219 miliar.
Sementara itu, indeks harga saham gabungan (IHSG) hari ini ditutup melejit 195,2 poin (2,75%) ke level 7.302,1. Sebanyak 597 saham naik, 164 saham turun, dan 197 saham stagnan. Total nilai transaksi mencapai Rp 25,1 triliun.
Mayoritas sektor saham menguat pada penutupan pasar hari ini. Sektor yang menguat paling tinggi yakni sektor perindustrian sebesar 5,9%.
Penguatan juga terjadi di sektor energi sebesar 5,1%, sektor barang konsumen primer 3,8%, sektor infrastruktur 3,4%, sektor transportasi 3,3%, sektor barang konsumen non-primer 2,3%, sektor teknologi 1,3%, sektor properti 0,9%, dan sektor keuangan 0,7%.
Sebaliknya, pelemahan melanda sektor barang baku sebesar 0,17% dan sektor kesehatan 0,12%.
Top Cuan
Editor: Jauhari Mahardhika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






