BERITA POPULER: Daya Tahan Harga Emas Perhiasan hingga Nasib Harga Emas Dunia
JAKARTA, investor.id – Sebagai media online yang kredibel di bidang ekonomi, terutama investasi dan keuangan, investor.id telah menjadi inspirasi bagi banyak orang dalam berinvestasi. Berikut 5 berita paling populer hingga Kamis (26/3/2026):
1. Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Kamis 26 Maret 2026, Cek Rinciannya
Harga emas perhiasan terpantau stabil di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas pada Kamis, 26 Maret 2026.
Pergerakan harga emas perhiasan dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk permintaan dari industri perhiasan global, fluktuasi nilai tukar mata uang, serta kebijakan bank sentral dalam mengelola cadangan emas.
Simak daftar harga emas perhiasan dalam berbagai kadar karat di sini.
2. Harga Emas Nasibnya Bakal Berakhir Begini
Harga emas diperdagangkan mendekati US$ 4.500 per ons pada Kamis (26/3/2026), kesulitan untuk melanjutkan kenaikan dari dua sesi sebelumnya karena pernyataan yang saling bertentangan dari AS dan Iran mengenai potensi pembicaraan perdamaian terus mengguncang pasar keuangan.
Washington tetap menyatakan bahwa negosiasi sedang berlangsung, dengan pemerintahan Trump dilaporkan mengirimkan proposal 15 poin kepada Iran melalui Pakistan yang bertujuan untuk menyelesaikan konflik dan membuka kembali Selat Hormuz.
3. Laba Tembus Rp 4.000-an per Saham, Siap-siap Dividen
PT United Tractors Tbk (UNTR) melakukan pemanggilan rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) yang akan digelar pada 16 April 2026 di Menara Astra Jakarta mulai pukul 11.00 WIB.
“Direksi PT United Tractors Tbk dengan ini melakukan pemanggilan kepada pemegang saham perseroan untuk menghadiri Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan 2026,” kata direksi United Tractors dalam keterbukaan informasi.
Salah satu mata acara rapat adalah penetapan penggunaan laba bersih perseroan untuk tahun buku 2025.
4. Saham PBV 0,25 Diserok, Omzetnya Rp 11,5 Triliun
Saham emiten Grup Lippo, PT Multipolar Tbk (MLPL) diserok asing pada perdagangan Kamis (26/3/2026). Tercatat 11,08 juta saham Multipolar diperdagangkan, frekuensi 568 kali, dan nilai transaksi Rp 1,05 miliar.
Pada perdagangan Rabu (25/3/2026), saham Multipolar (MLPL) loncat 4,40% dengan nilai transaksi Rp 4,47 miliar. Dalam satu bulan terakhir, saham MLPL masih anjlok 20,17%. Rasio price to book value (PBV) MLPL kini sebesar 0,25 kali.
5. Saham BUMI Siap Naik ke Batas Atas
Saham emiten grup Bakrie dan Salim, PT Bumi Resources Tbk (BUMI) memiliki potensi untuk menguat ke level resistance (batas atas). Para pemodal dapat memaksimalkan cuan di saham BUMI.
Head of Retail Research Analyst BNI Sekuritas, Fanny Suherman dalam catatannya untuk perdagangan Kamis (26/3/2026), target terdekat saham BUMI di harga Rp 230-238. Secara teknikal, BNI Sekuritas memberi rekomendasi saham BUMI dengan area beli di Rp 220-224.
Editor: Jauhari Mahardhika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






