Sabtu, 4 April 2026

IHSG Rawan Koreksi Lanjutan, tapi 6 Saham Dijagokan

Penulis : Erta Darwati
30 Mar 2026 | 08:22 WIB
BAGIKAN
Pekerja berjalan melewati refleksi layar digital pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta. (ANTARA FOTO/Sulthony Hasanuddin/rwa.)
Pekerja berjalan melewati refleksi layar digital pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta. (ANTARA FOTO/Sulthony Hasanuddin/rwa.)

JAKARTA, investor.id - Indeks harga saham gabungan (IHSG) diprediksi akan bergerak melemah, pada perdagangan, Senin (30/3/2026).

Melemahnya mayoritas indeks utama di Wall Street seiring kembali melonjaknya harga mintak mentah global serta aksi net sell jumbo oleh investor asing dari IHSG pada perdagangan Jumat lalu berpotensi menjadi sentimen negatif. 

Sementara itu, menguatnya mayoritas harga komoditas global diprediksi dapat menjadi sentimen positif untuk pasar.

Advertisement

“IHSG hari ini diperkirakan dapat kembali bergerak melemah dengan support 6.986-6.880 dan resistance 7.205-7.315,” tulis CGS International Sekuritas Indonesia dalam ulasan, Senin (30/3/2026).

Mayoritas indeks di Wall Street anjlok pada penutupan perdagangan Jumat (27/3/2026), dengan tiga indeks utama mencatat level terendah dalam lebih dari tujuh bulan. 

Lonjakan harga energi menjadi salah satu pemicu utama tekanan di pasar saham. Harga minyak mentah Brent melonjak 4,22% menjadi US$ 112,57 per barel, sementara harga minyak WTI naik 5,46% ke US$ 99,64 per barel, keduanya merupakan level penutupan tertinggi sejak Juli 2022.

Kenaikan harga minyak dipicu ketegangan di Selat Hormuz, jalur vital distribusi energi global. Pemerintah Iran dilaporkan menutup akses jalur tersebut, sementara sejumlah insiden terhadap kapal internasional semakin memperburuk kekhawatiran pasar terkait pasokan energi.

Kenaikan harga minyak dan komoditas lain memicu kekhawatiran inflasi dan mempersempit ruang bank sentral untuk menurunkan suku bunga. Pelaku pasar kini tidak lagi memperkirakan pemangkasan suku bunga oleh Federal Reserve tahun ini.

CGS International Sekuritas Indonesia memberikan rekomendasi saham ENRG, ELSA, AKRA, EMAS, DSNG dan PTBA untuk trading, Senin (30/3/2026).

Editor: Erta Darwati

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 13 menit yang lalu

Sebar Qurban 2026 Targetkan Ratusan Ribu Penerima

Selain nilai spiritual, kegiatan kurban dapat berkontribusi terhadap ketahanan pangan serta mendukung perputaran ekonomi masyarakat.
Business 33 menit yang lalu

Hemat Energi 40%, Industri Tekstil Mulai Adopsi Truk Listrik

Penggunaan kendaraan listrik menjadi langkah strategis dalam merespons tantangan pasokan BBM di tengah dinamika geopolitik global.
International 54 menit yang lalu

WHO Kecam Serangan ke Fasilitas Kesehatan di Iran

WHO kecam serangan AS & Israel ke fasilitas kesehatan Iran. 4 juta orang mengungsi, risiko wabah penyakit kian mengancam Timur Tengah.
Business 1 jam yang lalu

Green SM Dapat Dukungan Pembiayaan BCA Rp600 M

Fasilitas pembiayaan dari BCA ditujukan memperkuat kesiapan operasional serta menjaga keberlanjutan layanan Green SM di sejumlah kota.
Market 1 jam yang lalu

Laba Mitratel (MTEL) Rp 2,1 Triliun

PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk (MTEL) membukukan laba tahun berjalan sebesar Rp 2,11 triliun tahun 2025.
International 2 jam yang lalu

Serangan Udara Rusia Tewaskan 14 Warga Sipil Ukraina

Rusia luncurkan 500 drone ke Ukraina menjelang Paskah, 14 warga sipil tewas. Zelenskyy tawarkan bantuan amankan Selat Hormuz dari Iran.

Tag Terpopuler


Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia