Harga Bitcoin (BTC) Naik, Sentimen Geopolitik Jadi Penggerak
JAKARTA, investor.id – Pasar kripto menguat pada Selasa (31/3/2026) pagi, dengan harga Bitcoin (BTC) naik didorong sentimen geopolitik dan optimisme deeskalasi konflik global, meski tren masih cenderung rapuh.
Berdasarkan data CoinMarketCap pukul 06.30 WIB, kapitalisasi pasar kripto global menguat 0,63% menjadi US$ 2,3 triliun. Harga Bitcoin (BTC) hari ini naik 1,06% ke US$ 66.647 per koin atau sekitar Rp 1,13 miliar (kurs Rp 16.994).
Indeks CoinDesk 20 yang mencerminkan pergerakan 20 aset kripto terbesar terkerek 1,09%. Dengan Ethereum melonjak 2,1% ke US$ 2.023, Binance (BNB) meningkat 0,4% ke US$ 607, Solana (SOL) melejit 1,42% ke US$ 82, dan Dogecoin (DOGE) menguat 0,4% ke US$ 0,09. Sedangkan XRP malah terkoreksi 0,29% ke US$ 1,32.
Dikutip dari CryptoNews, Harga Bitcoin (BTC/USD) berhasil pulih pada perdagangan hari ini dan sempat menyentuh level US$ 67.000, setelah mengalami penurunan tajam pada akhir pekan lalu. Meski demikian, upaya pemulihan ini masih tergolong rapuh.
Menariknya, faktor pendorong kenaikan ini bukan semata dari pergerakan pasar teknikal, melainkan juga sinyal geopolitik. Perkembangan terkait diplomasi pemerintahan Donald Trump dengan Iran secara perlahan mulai memengaruhi sentimen risiko di pasar global.
Optimisme Pasar
Editor: Indah Handayani
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






