Minggu, 21 Juni 2026

Wall Street Melonjak Tajam di Tengah Harapan Akhir Perang Iran

Penulis : Indah Handayani
1 Apr 2026 | 04:19 WIB
BAGIKAN
Ilustrasi Wall Street
Sumber; AP Photo/Richard Drew
Ilustrasi Wall Street Sumber; AP Photo/Richard Drew

NEW YORK, investor.id – Indeks-indeks saham Wall Street ditutup melonjak tajam pada perdagangan Selasa (31/3/2026), didorong optimisme pasar bahwa konflik antara Amerika Serikat (AS) dan Iran berpotensi segera berakhir.

Dikutip dari CNBC internasional, indeks Dow Jones Industrial Average melesat 1.125,37 poin (2,49%) ke level 46.341,51. Sementara itu, S&P 500 naik 2,91% ke 6.528,52, dan Nasdaq Composite melonjak 3,83% ke 21.590,63. Ketiga indeks mencatatkan kinerja harian terbaik sejak Mei 2025.

Lonjakan ini dipicu laporan yang menyebut Presiden Iran Masoud Pezeshkian terbuka untuk mengakhiri perang dengan sejumlah syarat, termasuk jaminan internasional. Meski demikian, pernyataan serupa sebelumnya juga pernah disampaikan, dengan penekanan pada pengakuan hak Iran dan kompensasi atas konflik.

ADVERTISEMENT

Sentimen positif juga datang dari laporan The Wall Street Journal yang menyebut Presiden AS Donald Trump bersedia menghentikan aksi militer di Timur Tengah, meskipun Selat Hormuz masih belum sepenuhnya terbuka. Media The New York Post juga melaporkan bahwa Trump meyakini konflik akan segera berakhir dengan keterlibatan negara lain untuk membuka kembali jalur vital tersebut.

Saham sektor teknologi yang sebelumnya tertekan sejak konflik memanas, memimpin penguatan. ETF sektor teknologi Technology Select Sector SPDR Fund (XLK) melonjak lebih dari 4%. Saham Nvidia naik 5,6%, sementara Microsoft menguat 3,1%.

Presiden The Wealth Alliance Eric Diton mengatakan, pasar merespons positif setiap indikasi berakhirnya perang. “Setiap langkah menuju akhir konflik akan disambut baik pasar saham, sehingga terjadi reli pelepasan tekanan (relief rally). Namun, risiko belum sepenuhnya hilang,” ujarnya.

Diton menambahkan, tekanan masih akan berlanjut jika persoalan harga minyak belum terselesaikan.

Harga Minyak Tetap Tinggi

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 4 menit yang lalu

BBCA Dijagokan Lagi, Dana Besar Masuk

Saham BBCA (BCA) kembali dijagokan untuk perdagangan selanjutnya. Target harga saham BBCA tinggi. Dana besar masuk!
Business 32 menit yang lalu

KEK Industropolis Batang Jadi Magnet Investasi Global, Pimpin Transisi Industri Hijau

KEK Industropolis Batang jadi magnet investasi global, yang berada di jalur tepat untuk memimpin transisi industri hijau di Asia Tenggara.
Market 1 jam yang lalu

BERITA POPULER: Saham Murah BMRI Diserok hingga Rencana MSCI 23 Juni

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari saham murah BMRI diserok hingga rencana MSCI pada 23 Juni soal status pasar modal Indonesia.
International 6 jam yang lalu

Skandal Korupsi Spanyol: Istri PM Pedro Sanchez Diadili dan Paspornya Disita

Istri PM Spanyol Begoña Gómez resmi diadili atas kasus korupsi. Paspor disita dan kubu oposisi mendesak pemerintah untuk mundur.
National 7 jam yang lalu

Ilmuwan Peringatkan Konsekuensi Besar El Nino bagi Cuaca Global

Fenomena El Niño resmi tiba! Ilmuwan peringatkan potensi kekeringan parah dari Indonesia hingga Amazon serta ancaman rekor suhu terpanas.
Lifestyle 7 jam yang lalu

Devin/Faathir Raih Final Perdana BWF Super 300 di Macau Open 2026, Hasil Nyata Pembinaan Berkelanjutan

Capaian ini menandai perkembangan signifikan pasangan muda yang selama ini disiapkan sebagai bagian dari regenerasi bulu tangkis Nasional.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia