United Tractors (UNTR) Kembali Agendakan Buyback Saham Rp2 Triliun
JAKARTA, investor.id – PT United Tractors Tbk (UNTR) berencana melakukan pembelian kembali (buyback) saham pada periode 1 April – 30 Juni 2026 dengan total anggaran Rp2 triliun.
Sebelumnya pada 31 Maret 2026, anak usaha PT Astra International Tbk (ASII) ini baru saja mengakhiri program buyback lebih cepat, yang awalnya direncanakan berlangsung hingga 15 April 2026.
Baca Juga:
Kinerja Mentereng Grup Barito“Selain memberikan keyakinan kepada investor atas nilai saham perseroan secara fundamental, buyback diharapkan dapat menstabilkan harga saham perusahaan dalam kondisi pasar yang fluktuatif. Pembelian kembali saham juga memberikan fleksibilitas dalam mengelola modal jangka panjang, di mana saham treasuri dapat dijual di masa yang akan datang dengan nilai yang optimal jika perseroan memerlukan penambahan modal,” tulis manajemen UNTR dalam keterangan resminya, Selasa (31/3/2026).
Baca Juga:
Saham BBRI dan BMRI Jadi Bulan-bulananManajemen UNTR menyebut, perseroan akan menggunakan dana internal perusahaan untuk buyback saham tersebut. “Pembelian kembali saham akan dilakukan secara bertahap atau secara penuh melalui Bursa Efek Indonesia. Perseroan akan menunjuk satu perusahaan efek untuk melakukan buyback saham,” tulis manajemen United Tractors.
Sementara itu Corporate Secretary United Tractors Ari Setiyawan dalam keterangan resminya kepada otoritas bursa, Selasa (31/3/2026) menyebut, perseroan memutuskan untuk menghentikan pelaksanaan program pembelian kembali saham periode 22 Januari-15 April 2026 pada 31 Maret 2026. Sampai dengan tanggal penghentian program buyback, perseroan telah membeli kembali 36.406.300 saham dengan nilai Rp1,06 triliun.
Baca Juga:
Saham BUMI Laris Manis Diburu Asing“Berdasarkan total pembelian tersebut, sisa dana pembelian kembali saham adalah sebesar Rp943,66 triliun. Sesuai pertimbangan dari manajemen, perseroan memutuskan untuk menghentikan pelaksanaan pembelian kembali saham terhitung sejak tanggal 31 Maret 2026,” ujar Ari.
Editor: Eva Fitriani
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






