Minggu, 21 Juni 2026

Pasar Emas Terdampak Gangguan Hubungan Diplomatik

Penulis : Natasha Khairunisa
6 Apr 2026 | 15:05 WIB
BAGIKAN
Ilustrasi emas batangan. (Foto: AP/ Jae C. Hong)
Ilustrasi emas batangan. (Foto: AP/ Jae C. Hong)

JAKARTA, investor.id - Putusnya hubungan diplomatik berdampak luas pada aktivitas perdagangan negara terkait, tak terkecuali ekspor emas. Salah satu dialami oleh Sudan, yang mencatat penurunan ekspor emas yang signifikan ke Uni Emirat Arab (UEA) pada 2025 lalu

Dikutip dari Mining.com, Senin (6/4/2026) penurunan ekspor emas terjadi setelah pemerintah yang didukung militer Sudan mengakhiri hubungan dengan UEA.

Sudan mengirimkan sekitar 8,2 metrik ton emas ke UEA pada 2025, turun dari 22,2 ton pada tahun sebelumnya, menurut data yang dibagikan kepada Bloomberg oleh bank sentral Sudan.

ADVERTISEMENT

Akibatnya, proporsi total pengiriman emas Sudan ke UEA turun menjadi 56% dari 99% selama periode yang sama.

Dilaporkan, otoritas Sudan secara resmi memutuskan hubungan dengan UEA pada Mei 2025, setelah menuduh negara tersebut mendukung Pasukan Dukungan Cepat (Rapid Support Forces/RAF), kelompok paramiliter yang berperang melawan militer Sudan.

UEA secara konsisten membantah tuduhan tersebut, dengan mengatakan bahwa mereka tidak mendukung pihak mana pun. 

Ekspor emas batangan Sudan kemudian beralih ke negara lain, termasuk ke Mesir, yang menerima 4,9 ton emas senilai US$ 517 juta di 2025. Pengiriman ekspor emas Sudan ke Oman juga meningkat dua kali lipat menjadi 0,7 ton atau senilai US$ 77 juta.

Qatar juga menerima lebih dari dua kali lipat emas dari Sudan di 2025, sebesar 382 kilogram senilai US$ 41 juta.

Adapun Ethiopia yang sebelumnya tidak mengimpor emas sama sekali dari Sudan, kini mengimpor 294 kilogram emas senilai US$ 31 juta.

Sudan secara resmi mengirimkan total 14,7 ton tahun lalu, dibandingkan dengan 22,9 ton pada tahun 2024, meskipun harga yang lebih tinggi berarti total pendapatan ekspor untuk kedua tahun tersebut hampir sama.

Editor: Natasha Khairunisa

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 11 menit yang lalu

BBCA Dijagokan Lagi, Dana Besar Masuk

Saham BBCA (BCA) kembali dijagokan untuk perdagangan selanjutnya. Target harga saham BBCA tinggi. Dana besar masuk!
Business 39 menit yang lalu

KEK Industropolis Batang Jadi Magnet Investasi Global, Pimpin Transisi Industri Hijau

KEK Industropolis Batang jadi magnet investasi global, yang berada di jalur tepat untuk memimpin transisi industri hijau di Asia Tenggara.
Market 1 jam yang lalu

BERITA POPULER: Saham Murah BMRI Diserok hingga Rencana MSCI 23 Juni

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari saham murah BMRI diserok hingga rencana MSCI pada 23 Juni soal status pasar modal Indonesia.
International 6 jam yang lalu

Skandal Korupsi Spanyol: Istri PM Pedro Sanchez Diadili dan Paspornya Disita

Istri PM Spanyol Begoña Gómez resmi diadili atas kasus korupsi. Paspor disita dan kubu oposisi mendesak pemerintah untuk mundur.
National 7 jam yang lalu

Ilmuwan Peringatkan Konsekuensi Besar El Nino bagi Cuaca Global

Fenomena El Niño resmi tiba! Ilmuwan peringatkan potensi kekeringan parah dari Indonesia hingga Amazon serta ancaman rekor suhu terpanas.
Lifestyle 7 jam yang lalu

Devin/Faathir Raih Final Perdana BWF Super 300 di Macau Open 2026, Hasil Nyata Pembinaan Berkelanjutan

Capaian ini menandai perkembangan signifikan pasangan muda yang selama ini disiapkan sebagai bagian dari regenerasi bulu tangkis Nasional.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia