Minggu, 21 Juni 2026

Harga Emas Ngebut, Dekati Level Tertinggi Tiga Pekan

Penulis : Indah Handayani
8 Apr 2026 | 10:41 WIB
BAGIKAN
Ilustrasi emas. (Treasury)
Ilustrasi emas. (Treasury)

JAKARTA, investor.id Harga emas dunia melonjak mendekati level tertinggi dalam tiga pekan pada perdagangan Rabu (8/4/2026), seiring meredanya kekhawatiran pasar setelah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump memutuskan menunda serangan terhadap Iran selama dua pekan.

Dikutip dari Reuters, keputusan tersebut membuat pelaku pasar kembali menilai ulang risiko jangka pendek, terutama terkait lonjakan inflasi akibat harga energi.

Harga emas hari ini terlihat melejit 2% ke level US$ 4.800 per ons troi saat berita ditulis. Bahkan sebelumnya, harga logam mulia ini sempat melonjak lebih dari 3% ke level tertinggi sejak 19 Maret. Sementara itu, kontrak berjangka emas AS untuk pengiriman Juni melesat 2,03% ke US$ 4.829,4 per ons.

ADVERTISEMENT

Trump menyatakan, Washington telah menyetujui jeda serangan selama dua pekan serta menerima proposal 10 poin dari Iran yang dinilai dapat menjadi dasar negosiasi. Pernyataan ini muncul setelah sebelumnya ia memperingatkan Teheran untuk membuka kembali Selat Hormuz atau menghadapi serangan balasan dari AS.

Analis logam independen Tai Wong menilai, kenaikan harga emas saat ini lebih didorong oleh sentimen jangka pendek.

“Ini merupakan reli spontan akibat sentimen positif, namun masih perlu dilihat apakah Iran akan mematuhi kesepakatan tersebut. Untuk harga emas, level US$ 4.930 per ons troi dan US$ 5.000 per ons troi menjadi resistance penting,” ujarnya.

Upaya diplomasi juga terus berlangsung. Pakistan, yang berperan sebagai mediator antara AS dan Iran, mengusulkan perpanjangan waktu dua pekan guna membuka ruang negosiasi.

Dewan Keamanan Tertinggi Iran menyatakan, pembicaraan dengan AS dijadwalkan dimulai pada 10 April di Islamabad, setelah proposal disampaikan melalui Pakistan. Namun, mereka menegaskan bahwa negosiasi tersebut belum menandakan berakhirnya konflik.

Bayang-bayang Inflasi

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


International 5 jam yang lalu

Skandal Korupsi Spanyol: Istri PM Pedro Sanchez Diadili dan Paspornya Disita

Istri PM Spanyol Begoña Gómez resmi diadili atas kasus korupsi. Paspor disita dan kubu oposisi mendesak pemerintah untuk mundur.
National 6 jam yang lalu

Ilmuwan Peringatkan Konsekuensi Besar El Nino bagi Cuaca Global

Fenomena El Niño resmi tiba! Ilmuwan peringatkan potensi kekeringan parah dari Indonesia hingga Amazon serta ancaman rekor suhu terpanas.
Lifestyle 6 jam yang lalu

Devin/Faathir Raih Final Perdana BWF Super 300 di Macau Open 2026, Hasil Nyata Pembinaan Berkelanjutan

Capaian ini menandai perkembangan signifikan pasangan muda yang selama ini disiapkan sebagai bagian dari regenerasi bulu tangkis Nasional.
International 6 jam yang lalu

Proyek Ambisius AI Kuras Kas, Investor Pantau Pasar Obligasi

Pembangunan pusat data AI kuras kas perusahaan teknologi. Investor kini wajib pantau suku bunga The Fed dan pasar obligasi global.
Business 6 jam yang lalu

Red Hat Dukung Pengembangan Agentic AI

Red Hat, penyedia solusi open source , baru-baru ini mengumumkan langkah inovatif yang signifikan pada portofolio  Red Hat AI untuk membantu menjembatani kesenjangan antara eksperimen AI dan kendali operasional di tingkat produksi.
International 6 jam yang lalu

Serangan Israel Tewaskan 16 di Lebanon, Dialog AS-Iran di Ujung Tanduk

Gencatan senjata rapuh, serangan Israel tewaskan 16 orang di Lebanon. Masa depan dialog damai nuklir AS-Iran kini kian terancam.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia