Wall Street Reli, Optimisme Damai AS dan Iran Belum Padam
NEW YORK, investor.id – Indeks-indeks saham Wall Street kembali mencatat penguatan beruntun pada perdagangan Selasa (14/4/2026). Penguatan itu didorong optimisme pasar bahwa kesepakatan antara Amerika Serikat (AS) dan Iran masih berpeluang tercapai, meski sebelumnya negosiasi sempat mengalami kebuntuan.
Dikutip dari CNBC internasional, indeks S&P 500 menguat 1,18% dan ditutup di level 6.967,38. Indeks ini kini hanya berjarak kurang dari 1% dari rekor tertingginya dalam 52 pekan terakhir. Sementara itu, Dow Jones Industrial Average naik 317,74 poin (0,66%) menjadi 48.535,99, dan Nasdaq Composite melesat 1,96% ke posisi 23.639,08.
Saham-saham teknologi kembali menjadi motor penguatan pasar. Oracle tercatat naik 4,7% melanjutkan reli lebih dari 12% pada sesi sebelumnya. Nvidia dan Palantir Technologies juga membukukan kenaikan pada perdagangan hari yang sama.
Wall Street menunjukkan ketahanan di tengah meningkatnya ketidakpastian geopolitik. Indeks utama bahkan tetap mencatat kenaikan meski perundingan AS–Iran akhir pekan lalu gagal mencapai kesepakatan. Presiden AS Donald Trump menyebut bahwa komunikasi antar pihak masih berlangsung dan membuka peluang negosiasi lanjutan.
“Tidak menutup kemungkinan akan ada eskalasi ulang dan tekanan tambahan, tetapi menurut saya itu kecil kemungkinannya. Pasar sudah mengantisipasi tingkat kecemasan tertentu terkait Iran,” ujar Investment Strategist Baird Ross Mayfield.
Mayfield menilai, pasar saat ini berada dalam posisi yang lebih sehat untuk melanjutkan penguatan, terlebih didukung musim laporan kinerja emiten yang relatif solid. Mayfield juga optimistis konflik tidak akan berlarut hingga paruh kedua tahun ini.
Negosiasi Putaran Kedua
Editor: Indah Handayani
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






