Harga Bitcoin (BTC) Menanjak, tapi Masih Gagal Tembus Level Krusial
JAKARTA, investor.id – Harga Bitcoin (BTC) menanjak pada Kamis (16/4/2026), namun masih tertahan di bawah level psikologis US$ 75.000 di tengah sentimen pasar global yang positif.
Berdasarkan data CoinMarketCap pukul 06.15 WIB, kapitalisasi pasar kripto global menguat 1,25% menjadi US$ 2,54 triliun. Harga Bitcoin (BTC) hari ini menguat 0,83% ke US$ 74.728 per koin atau sekitar Rp 1,28 miliar (kurs Rp 17.153).
Indeks CoinDesk 20 yang mencerminkan pergerakan 20 aset kripto terbesar terkerek 1,27%. Dengan Ethereum meningkat 1,44% ke US$ 2.353, Binance (BNB) naik 1,4% ke US$ 623, Dogecoin (DOGE) melesat 2,12% ke US$ 0,094, Solana (SOL) melejit 1,35% ke US$ 84,75, dan XRP melonjak 2,26% ke US$ 1,38.
Dikutip dari CoinDesk, pergerakan Bitcoin (BTC) masih tertahan di kisaran US$ 74.000, meski sentimen pasar global cenderung positif seiring reli kuat indeks saham Amerika Serikat (AS).
Dalam perdagangan terbaru, Bitcoin sempat mencoba menembus level psikologis US$ 75.000 pada Rabu (15/4/2026), namun kembali gagal.
Penguatan Bitcoin sejak posisi terendah Februari di sekitar US$ 60.000 terbilang masih terbatas. Setiap upaya untuk kembali ke level US$ 80.000 sejauh ini belum berhasil, menunjukkan tekanan jual masih cukup kuat di area tersebut.
Berbeda dengan kripto, pasar saham AS justru melanjutkan tren penguatan. Indeks Nasdaq Composite melonjak 1,6% dan mencatat kenaikan selama 11 hari berturut-turut, sekaligus menembus rekor baru di atas 24.000. Sementara itu, S&P 500 naik 0,8% dan juga mencetak rekor tertinggi baru di atas 7.000.
Reli Wall Street terjadi meski ketegangan geopolitik di Timur Tengah masih berlangsung, dengan pelaku pasar mulai mengabaikan risiko tersebut dan kembali masuk ke aset berisiko (risk-on).
Saham Kripto Terangkat
Editor: Indah Handayani
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






