Harga Bitcoin (BTC) Tembus US$ 74.000, Terungkap Pemicunya
JAKARTA, investor.id – Pasar kripto melonjak pada Selasa (14/4/2026) pagi. Bahkan, harga Bitcoin (BTC) melesat ke US$ 74.000 dipicu pulihnya minat risiko dan meredanya tekanan dari lonjakan harga minyak.
Berdasarkan data CoinMarketCap pukul 06.15 WIB, kapitalisasi pasar kripto global melonjak 4,39% menjadi US$ 2,52 triliun. Harga Bitcoin (BTC) hari ini melesat 5,69% ke US$ 74.667 per koin atau sekitar Rp 1,27 miliar (kurs Rp 17.131).
Indeks CoinDesk 20 yang mencerminkan pergerakan 20 aset kripto terbesar melejit 5,1%. Dengan Ethereum terbang 7,52% ke US$ 2.354, Binance (BNB) terkerek 3,53% ke US$ 614, Dogecoin (DOGE) meningkat 3,25% ke US$ 0,093, Solana (SOL) meningkat 4,84% ke US$ 85,87, dan XRP naik 3,35% ke US$ 1,37.
Dikutip dari CoinDesk, harga Bitcoin (BTC) kembali menguat dan menghapus pelemahan akhir pekan, seiring meredanya tekanan dari lonjakan harga minyak dan tetap kuatnya minat investor terhadap aset berisiko.
Bitcoin sempat turun sekitar 4% sejak Sabtu malam hingga Senin pagi, dipicu kabar gagalnya negosiasi damai antara Amerika Serikat dan Iran, serta keputusan Presiden Donald Trump memberlakukan blokade di Selat Hormuz. Namun, tekanan tersebut hanya berlangsung singkat.
Saat penutupan pasar saham AS, Bitcoin kembali diperdagangkan di kisaran US$ 73.400 atau naik lebih dari 3% dalam 24 jam terakhir. Kenaikan juga terjadi pada sejumlah kripto utama lainnya seperti Ethereum, Solana, dan XRP, meskipun penguatannya tidak sebesar Bitcoin.
Saham-saham terkait kripto turut mencatatkan kinerja positif. Circle melonjak 11%, diikuti Gemini naik 9%, serta MARA Holdings dan Bullish yang masing-masing menguat lebih dari 8%.
Akumulasi Bitcoin Berlanjut
Editor: Indah Handayani
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






