Harga Bitcoin (BTC) Jatuh, tapi Ada Sinyal Langka Buka Peluang Rebound
JAKARTA, investor.id – Harga Bitcoin (BTC) jatuh pada Rabu (15/4/2026), seiring tekanan pasar kripto secara keseluruhan. Meski demikian, sinyal langka dari pasar derivatif justru mengindikasikan potensi terbentuknya titik dasar (bottom) yang bisa membuka peluang kenaikan.
Berdasarkan data CoinMarketCap pukul 06.40 WIB, kapitalisasi pasar kripto global melemah 0,58% menjadi US$ 2,51 triliun. Harga Bitcoin (BTC) hari ini jatuh 0,94% ke US$ 74.129 per koin atau sekitar Rp 1,27 miliar (kurs Rp 17.135).
Indeks CoinDesk 20 yang mencerminkan pergerakan 20 aset kripto terbesar anjlok 1,04%. Dengan Ethereum ambles 2,44% ke US$ 2.321, Binance (BNB) terkoreksi 0,49% ke US$ 614, Dogecoin (DOGE) terpangkas 1,29% ke US$ 0,093, Solana (SOL) jatuh 3,17% ke US$ 83,84, dan XRP terpukul 1,25% ke US$ 1,36.
Dikutip dari CoinDesk, breakout Bitcoin (BTC) ke level US$76.000 gagal bertahan, namun sinyal langka justru mengindikasikan potensi terbentuknya titik dasar (bottom) pasar yang signifikan. Funding rate di pasar derivatif kini tercatat negatif selama 46 hari berturut-turut, rentang yang terakhir kali terjadi setelah runtuhnya FTX, yang menandai titik terendah ‘crypto winter’ pada 2022.
Bitcoin (BTC) memulai perdagangan dengan peluang besar untuk menembus resistance, namun reli tersebut kembali tertahan di level yang telah menjadi penghalang selama lebih dari dua bulan.
Setelah sempat menembus US$ 76.000, level resistance kunci, Bitcoin berbalik arah dan turun kembali ke level US$ 74.000. Ether (ETH) mengalami pergerakan serupa. Sempat melampaui US$ 2.400, namun kemudian terkoreksi.
Berbeda dengan pasar kripto, pasar saham tradisional tidak mengalami pembalikan. Indeks Nasdaq ditutup menguat 2% di level tertinggi sesi, sementara S&P 500 naik 1,2% dan kini hanya terpaut tipis dari rekor tertinggi baru. Kondisi ini kontras dengan Bitcoin yang masih sekitar 40% di bawah rekor puncaknya di US$ 126.000.
Meski breakout gagal bertahan, kondisi pasar dinilai masih membuka peluang kenaikan lanjutan di pasar kripto.
Prediksi Harga Bitcoin
Editor: Indah Handayani
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






