Minggu, 21 Juni 2026

Harga Bitcoin (BTC) Naik ke Level Psikologis, tapi Momentum Masih Tertahan

Penulis : Indah Handayani
17 Apr 2026 | 06:50 WIB
BAGIKAN
Ilustrasi Bitcoin (BTC).
Ilustrasi Bitcoin (BTC).

JAKARTA, investor.id Harga Bitcoin (BTC) naik ke ke level psikologis US$ 75.000 pada Jumat (17/4/2026) pagi, seiring penguatan pasar kripto global. Meski demikian, sejumlah indikator menunjukkan momentum kenaikan masih terbatas dan belum sepenuhnya solid.

Berdasarkan data CoinMarketCap pukul 06.30 WIB, kapitalisasi pasar kripto global menguat 0,26% menjadi US$ 2,55 triliun. Harga Bitcoin hari ini menguat 0,42% ke US$ 75.057 per koin atau sekitar Rp 1,28 miliar (kurs Rp 17.129).

Indeks CoinDesk 20 yang mencerminkan pergerakan 20 aset kripto terbesar terkerek 0,7%. Dengan Binance (BNB) naik 2,09% ke US$ 635, Dogecoin (DOGE) melesat 4,68% ke US$ 0,099, Solana (SOL) melejit 4,91% ke US$ 89,03, dan XRP melonjak 4,57% ke US$ 1,45. Sedangkan Ethereum malah melemah 0,15% ke US$ 2.351.

ADVERTISEMENT

Dikutip dari CoinTelegraph, Bitcoin (BTC) sempat tertekan pada awal perdagangan saat pembukaan pasar saham AS, bahkan sempat turun di bawah level US$ 75.000 sebelum akhirnya rebound. Pergerakan harga yang cukup tajam ini memicu likuidasi sekitar US$ 120 juta pada posisi long (beli) berleverage di kontrak berjangka BTC.

Di tengah kondisi tersebut, tingkat pendanaan (funding rate) Bitcoin tetap berada di zona negatif, yang bisa menjadi sinyal potensi pelemahan lanjutan sekaligus memberi keuntungan bagi pelaku pasar bearish.

Funding rate negatif telah berlangsung sejak Senin, menandakan minimnya permintaan terhadap posisi bullish berleverage. Dalam kondisi ini, pihak short (penjual) justru harus membayar biaya untuk mempertahankan posisi mereka.

Secara normal, indikator ini berada di kisaran 5% hingga 10% untuk mencerminkan biaya modal dan risiko bursa. Sekilas, angka 20% terlihat tinggi, namun tidak sepenuhnya mencerminkan kondisi pasar secara keseluruhan.

Funding rate pada kontrak perpetual umumnya dihitung setiap delapan jam di sebagian besar bursa. Lonjakan sementara hingga 20%, baik positif maupun negatif, sebenarnya tidak terlalu mengkhawatirkan karena hanya setara dengan biaya harian sekitar 0,05%.

Bahkan pada posisi dengan leverage tinggi, misalnya 20 kali (20x), biaya yang ditanggung hanya sekitar 1%. Selama kondisi ini tidak berlangsung lama, dampaknya terhadap pasar relatif terbatas.

Momentum Masih Lemah

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Business 14 menit yang lalu

KEK Industropolis Batang Jadi Magnet Investasi Global, Pimpin Transisi Industri Hijau

KEK Industropolis Batang jadi magnet investasi global, yang berada di jalur tepat untuk memimpin transisi industri hijau di Asia Tenggara.
Market 45 menit yang lalu

BERITA POPULER: Saham Murah BMRI Diserok hingga Rencana MSCI 23 Juni

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari saham murah BMRI diserok hingga rencana MSCI pada 23 Juni soal status pasar modal Indonesia.
International 6 jam yang lalu

Skandal Korupsi Spanyol: Istri PM Pedro Sanchez Diadili dan Paspornya Disita

Istri PM Spanyol Begoña Gómez resmi diadili atas kasus korupsi. Paspor disita dan kubu oposisi mendesak pemerintah untuk mundur.
National 6 jam yang lalu

Ilmuwan Peringatkan Konsekuensi Besar El Nino bagi Cuaca Global

Fenomena El Niño resmi tiba! Ilmuwan peringatkan potensi kekeringan parah dari Indonesia hingga Amazon serta ancaman rekor suhu terpanas.
Lifestyle 7 jam yang lalu

Devin/Faathir Raih Final Perdana BWF Super 300 di Macau Open 2026, Hasil Nyata Pembinaan Berkelanjutan

Capaian ini menandai perkembangan signifikan pasangan muda yang selama ini disiapkan sebagai bagian dari regenerasi bulu tangkis Nasional.
International 7 jam yang lalu

Proyek Ambisius AI Kuras Kas, Investor Pantau Pasar Obligasi

Pembangunan pusat data AI kuras kas perusahaan teknologi. Investor kini wajib pantau suku bunga The Fed dan pasar obligasi global.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia