Minggu, 21 Juni 2026

Harga Emas Rontok Parah, Dunia Lagi Nggak Baik-Baik Saja!

Penulis : Indah Handayani
29 Apr 2026 | 04:32 WIB
BAGIKAN
Ilustrasi perdagangan emas. (Treasury)
Ilustrasi perdagangan emas. (Treasury)

NEW YORK, investor.id - Harga emas dunia rontok ke level terendah dalam hampir empat pekan pada Selasa (28/4/2026). Pelemahan itu dipicu kekhawatiran inflasi yang masih persisten setelah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menunjukkan ketidakpuasan terhadap proposal terbaru Iran untuk mengakhiri perang.

Dikutip dari Reuters, di sisi lain, sentimen pasar juga tertahan menjelang hasil rapat kebijakan moneter The Fed yang akan diumumkan pada Rabu (29/4/2026).

Harga emas spot ditutup ambles 1,81% menjadi US$ 4.600,61 per ons troi, setelah sebelumnya menyentuh level terendah sejak 2 April. Sementara itu, kontrak berjangka emas AS ditutup anjlok 1,8% di posisi US$ 4.608,4 per ons troi.

ADVERTISEMENT

Tekanan terhadap emas tak lepas dari meningkatnya pesimisme pasar terhadap prospek perdamaian di kawasan tersebut.

“Hal ini kembali memicu pesimisme terhadap proses perdamaian di Timur Tengah. Pemerintahan Trump menolak tawaran terbaru Iran sehingga selat masih tetap tertutup,” ujar Wakil Presiden sekaligus Senior Strategist Logam di Zaner Metals Peter Grant.

Grant menambahkan, kondisi tersebut mendorong harga minyak naik dan kembali memicu kekhawatiran inflasi menjelang pertemuan The Fed pekan ini, yang pada akhirnya menekan harga emas ke level terendah dalam empat pekan.

Seorang pejabat AS menyebutkan, Trump tidak puas dengan proposal terbaru Iran untuk menyelesaikan konflik, sehingga harapan tercapainya perdamaian semakin memudar. Konflik ini telah mengganggu pasokan energi, mendorong inflasi, dan menimbulkan korban jiwa dalam jumlah besar.

Harga minyak melonjak seiring mandeknya upaya mengakhiri perang Iran, yang membuat jalur strategis Selat Hormuz sebagian besar masih tertutup dan membatasi pasokan dari Timur Tengah. Selain itu, Uni Emirat Arab juga mengumumkan akan keluar dari kelompok produsen minyak OPEC dan OPEC+.

Tekanan Suku Bunga

Kenaikan harga minyak mentah turut meningkatkan tekanan inflasi dan memperbesar peluang suku bunga tetap tinggi. Meskipun emas dikenal sebagai lindung nilai terhadap inflasi, suku bunga tinggi justru mengurangi daya tariknya karena tidak memberikan imbal hasil.

Investor memperkirakan The Fed akan mempertahankan suku bunga pada pertemuan dua hari yang berakhir Rabu waktu setempat. Pasar juga akan mencermati pernyataan Ketua The Fed, Jerome Powell.

Selain itu, keputusan kebijakan dari sejumlah bank sentral lain seperti European Central Bank, Bank of England, dan Bank of Canada juga menjadi perhatian investor.

Di sisi lain, China sebagai konsumen emas terbesar di dunia mencatat impor bersih sebesar 47,866 ton pada Maret melalui Hong Kong, meningkat dari 46,249 ton pada Februari, berdasarkan data resmi.

Untuk logam mulia lainnya, harga perak turun 2,7% menjadi US$ 73,43 per ons. Platinum melemah 1,5% ke US$ 1.953,32 per ons, sementara paladium turun 0,8% menjadi US$ 1.465,42 per ons.

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 11 menit yang lalu

BBCA Dijagokan Lagi, Dana Besar Masuk

Saham BBCA (BCA) kembali dijagokan untuk perdagangan selanjutnya. Target harga saham BBCA tinggi. Dana besar masuk!
Business 39 menit yang lalu

KEK Industropolis Batang Jadi Magnet Investasi Global, Pimpin Transisi Industri Hijau

KEK Industropolis Batang jadi magnet investasi global, yang berada di jalur tepat untuk memimpin transisi industri hijau di Asia Tenggara.
Market 1 jam yang lalu

BERITA POPULER: Saham Murah BMRI Diserok hingga Rencana MSCI 23 Juni

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari saham murah BMRI diserok hingga rencana MSCI pada 23 Juni soal status pasar modal Indonesia.
International 6 jam yang lalu

Skandal Korupsi Spanyol: Istri PM Pedro Sanchez Diadili dan Paspornya Disita

Istri PM Spanyol Begoña Gómez resmi diadili atas kasus korupsi. Paspor disita dan kubu oposisi mendesak pemerintah untuk mundur.
National 7 jam yang lalu

Ilmuwan Peringatkan Konsekuensi Besar El Nino bagi Cuaca Global

Fenomena El Niño resmi tiba! Ilmuwan peringatkan potensi kekeringan parah dari Indonesia hingga Amazon serta ancaman rekor suhu terpanas.
Lifestyle 7 jam yang lalu

Devin/Faathir Raih Final Perdana BWF Super 300 di Macau Open 2026, Hasil Nyata Pembinaan Berkelanjutan

Capaian ini menandai perkembangan signifikan pasangan muda yang selama ini disiapkan sebagai bagian dari regenerasi bulu tangkis Nasional.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia