Minggu, 21 Juni 2026

IHSG Berpotensi Koreksi Lanjutan, tapi 6 Saham Siap Kebal Gempuran

Penulis : Erta Darwati
4 Mei 2026 | 08:26 WIB
BAGIKAN
Ilustrasi pergerakan harga saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta. (Investor Daily/David Gita Roza)
Ilustrasi pergerakan harga saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta. (Investor Daily/David Gita Roza)

JAKARTA, investor.id - Indeks harga saham gabungan (IHSG) diprediksi akan lanjut bergerak melemah pada perdagangan Senin (4/5/2026).

CGS International Sekuritas Indonesia mengatakan, menguatnya mayoritas indek di bursa Wall Street diprediksi akan menjadi sentimen positif di pasar. 

Sementara itu, berlanjutnya aksi jual investor asing, turunnya harga mayoritas komoditas dan kebijakan baru yang diluncurkan pemerintah saat hari buruh (kredit dengan bunga maksimal 5%, perpanjangan tenor hingga 40 tahun dan aplikator hanya boleh menggambil bagian maksimal 8%) berpeluang menjadi sentimen negatif untuk indeks harga saham gabungan (IHSG).

ADVERTISEMENT

“IHSG diprediksi akan bergerak bervariasi cenderung melemah dengan kisaran support 6.870-6.785 dan resist 7.045-7.130,” tulis CGS International Sekuritas Indonesia dalam ulasan, Senin (4/5/2026).

Mengakhiri perdagangan pekan lalu, indeks di bursa Wall Street ditutup bervariasi dengan mayoritas menguat mengantarkan S&P 500 ke level tertingginya di sepanjang sejarah seiring melonjaknya harga saham Apple dan turunnya harga minyak mentah. 

Saham Apple ditutup menguat cukup signifikan 3,24% setelah perseroan melaporkan laba bersih dan pendapatan di kuartal pertama tahun ini yang lebih baik dari ekspektasi. Tidak hanya itu, prospek pendapatan kuartal kedua juga lebih baik dari perkiraan.

Sementara itu, harga minyak mentah turun setelah Iran diberitakan mengirimkan proposal ke Amerika melalui mediator perundingan, Pakistan untuk mengakhiri konflik militer antara kedua negara tersebut. 

Sementara itu pada Jumat malam, Donald Trump mengatakan bahwa dirinya kurang puas dengan tawaran perdamaian baru dari Iran dengan mengatakan bahwa Iran ingin mencapai kesepakatan, tetapi dirinya tidak puas dengan tawaran itu.

CGS International Sekuritas Indonesia memberikan rekomendasi saham BUMI, ADRO, AADI, ITMG, PGAS, dan JPFA untuk trading, Senin (4/5/2026).

Editor: Erta Darwati

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 24 menit yang lalu

BBCA Dijagokan Lagi, Dana Besar Masuk

Saham BBCA (BCA) kembali dijagokan untuk perdagangan selanjutnya. Target harga saham BBCA tinggi. Dana besar masuk!
Business 52 menit yang lalu

KEK Industropolis Batang Jadi Magnet Investasi Global, Pimpin Transisi Industri Hijau

KEK Industropolis Batang jadi magnet investasi global, yang berada di jalur tepat untuk memimpin transisi industri hijau di Asia Tenggara.
Market 1 jam yang lalu

BERITA POPULER: Saham Murah BMRI Diserok hingga Rencana MSCI 23 Juni

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari saham murah BMRI diserok hingga rencana MSCI pada 23 Juni soal status pasar modal Indonesia.
International 7 jam yang lalu

Skandal Korupsi Spanyol: Istri PM Pedro Sanchez Diadili dan Paspornya Disita

Istri PM Spanyol Begoña Gómez resmi diadili atas kasus korupsi. Paspor disita dan kubu oposisi mendesak pemerintah untuk mundur.
National 7 jam yang lalu

Ilmuwan Peringatkan Konsekuensi Besar El Nino bagi Cuaca Global

Fenomena El Niño resmi tiba! Ilmuwan peringatkan potensi kekeringan parah dari Indonesia hingga Amazon serta ancaman rekor suhu terpanas.
Lifestyle 7 jam yang lalu

Devin/Faathir Raih Final Perdana BWF Super 300 di Macau Open 2026, Hasil Nyata Pembinaan Berkelanjutan

Capaian ini menandai perkembangan signifikan pasangan muda yang selama ini disiapkan sebagai bagian dari regenerasi bulu tangkis Nasional.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia