IHSG Berpotensi Koreksi Lanjutan, tapi 6 Saham Siap Kebal Gempuran
JAKARTA, investor.id - Indeks harga saham gabungan (IHSG) diprediksi akan lanjut bergerak melemah pada perdagangan Senin (4/5/2026).
CGS International Sekuritas Indonesia mengatakan, menguatnya mayoritas indek di bursa Wall Street diprediksi akan menjadi sentimen positif di pasar.
Sementara itu, berlanjutnya aksi jual investor asing, turunnya harga mayoritas komoditas dan kebijakan baru yang diluncurkan pemerintah saat hari buruh (kredit dengan bunga maksimal 5%, perpanjangan tenor hingga 40 tahun dan aplikator hanya boleh menggambil bagian maksimal 8%) berpeluang menjadi sentimen negatif untuk indeks harga saham gabungan (IHSG).
“IHSG diprediksi akan bergerak bervariasi cenderung melemah dengan kisaran support 6.870-6.785 dan resist 7.045-7.130,” tulis CGS International Sekuritas Indonesia dalam ulasan, Senin (4/5/2026).
Mengakhiri perdagangan pekan lalu, indeks di bursa Wall Street ditutup bervariasi dengan mayoritas menguat mengantarkan S&P 500 ke level tertingginya di sepanjang sejarah seiring melonjaknya harga saham Apple dan turunnya harga minyak mentah.
Saham Apple ditutup menguat cukup signifikan 3,24% setelah perseroan melaporkan laba bersih dan pendapatan di kuartal pertama tahun ini yang lebih baik dari ekspektasi. Tidak hanya itu, prospek pendapatan kuartal kedua juga lebih baik dari perkiraan.
Sementara itu, harga minyak mentah turun setelah Iran diberitakan mengirimkan proposal ke Amerika melalui mediator perundingan, Pakistan untuk mengakhiri konflik militer antara kedua negara tersebut.
Sementara itu pada Jumat malam, Donald Trump mengatakan bahwa dirinya kurang puas dengan tawaran perdamaian baru dari Iran dengan mengatakan bahwa Iran ingin mencapai kesepakatan, tetapi dirinya tidak puas dengan tawaran itu.
CGS International Sekuritas Indonesia memberikan rekomendasi saham BUMI, ADRO, AADI, ITMG, PGAS, dan JPFA untuk trading, Senin (4/5/2026).
Editor: Erta Darwati
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






