Jumat, 15 Mei 2026

Saham-saham Penyangga Pasar

Penulis : Erta Darwati
14 Mei 2026 | 22:30 WIB
BAGIKAN
Ilustrasi pergerakan harga saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta. (Investor Daily/David Gita Roza)
Ilustrasi pergerakan harga saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta. (Investor Daily/David Gita Roza)

JAKARTA, investor.id – Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) dalam sepekan terakhir.

Ada saham PT Sinar Mas Multiartha Tbk (SMMA), PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS), PT Vale Indonesia Tbk (INCO), dan lain-lain.

Adapun indeks harga saham gabungan (IHSG) selama sepekan turun 3,53% sehingga ditutup pada level 6.723,3 dari posisi 6.936,3 pada pekan lalu. 

Kapitalisasi pasar atau market cap BEI juga mengalami penurunan sebesar 4,68% menjadi Rp 11.825 triliun dari Rp 12.406 triliun pada pekan sebelumnya, menghilang Rp 581 triliun.

ADVERTISEMENT

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI) untuk periode perdagangan 11-13 Mei 2026 saham SMMA menjadi penggerak IHSG terbesar.

SMMA menyumbang 5,03 poin terhadap IHSG, dengan kenaikan harga 4,46% dan kapitalisasi pasar saham free float atau saham publik (market capitalization free float/MCFF) sebesar Rp 52,49 triliun.

Kemudian, saham BRMS dan INCO. Kontribusi BRMS terhadap IHSG sebesar 3 poin, dengan kenaikan harga 2,67% dan MCFF Rp 51,55 triliun. Sedangkan INCO 2,17 poin, 8,29%, dan Rp 12,63 triliun.

Diikuti, saham PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS), PT Barito Pacific Tbk (BRPT), dan PT Indosat Tbk (ISAT). EMAS menyumbang 1,8 poin, dengan kenaikan harga 2,27% dan MCFF Rp 36,34 triliun.

Sedangkan BRPT sebesar 1,69 poin, dengan kenaikan harga 1,46% dan MCFF Rp 52,2 triliun, serta ISAT sebesar 1,54 poin, 5,8%, dan Rp 12,48 triliun.

Selanjutnya, saham PT Pelayaran Nasional Ekalya Purnamasari Tbk (ELPI), PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN), PT Timah Tbk (TINS), dan PT Bukit Uluwatu Villa Tbk (BUVA).

ELPI berkontribusi 1,38 poin, dengan kenaikan harga 38,41% dan MCFF Rp 2,22 triliun. CPIN 1,38 poin, 2,72%, dan Rp 23,29 triliun.

Lalu, saham TINS 1,05 poin, 5,16%, dan Rp 9,56 triliun. Terakhir, BUVA 0,83 poin, 3,98%, dan Rp 9,69 triliun.

Top Cuan

Editor: Erta Darwati

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 1 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 1 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 2 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 2 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 3 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 3 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia