Minggu, 21 Juni 2026

Ladang-Ladang Cuan Chandra Asri (TPIA)

Penulis : Jauhari Mahardhika
18 Jun 2026 | 17:35 WIB
BAGIKAN
Salah satu pabrik milik Chandra Asri Pacific (TPIA). (Foto: Chandra Asri)
Salah satu pabrik milik Chandra Asri Pacific (TPIA). (Foto: Chandra Asri)

Adapun akuisisi Aster senilai US$ 255 juta dilakukan pada valuasi yang sangat menarik, sehingga mampu mengubah prospek bisnis kilang yang sebelumnya bermargin tipis menjadi sumber penciptaan nilai yang signifikan.

Dari transaksi tersebut, TPIA langsung membukukan keuntungan nilai aset sebesar US$ 1,7 miliar dan laba operasional segmen energi atau EBIT sebesar US$ 556 juta hanya pada kuartal I-2026.

Keuntungan satu kali (one-off gain) dari pembelian dengan harga murah tersebut memperkuat struktur neraca TPIA. Ini sekaligus membuka ruang tambahan untuk pendanaan utang, dengan tetap berada dalam batas rasio utang terhadap ekuitas (debt to equity ratio/DER) maksimum 1 kali – sesuai ketentuan perjanjian pembiayaan (covenant).

ADVERTISEMENT

Sementara itu, di lantai bursa, saham Chandra Asri Pacific (TPIA) diperdagangkan pada estimasi valuasi PER 2026 sekitar 15,1 kali.

“Ini relatif sejalan dengan rata-rata tertimbang proyeksi PER 2026 sebesar 15-16 kali yang dimiliki perusahaan petrokimia dan kilang minyak global sejenis,” ungkap Michael dan Nizam.

TPIA telah meningkatkan porsi kepemilikan saham publik (free float) dari sekitar 10% menjadi 25,7%. Jumlah tersebut jauh di atas ketentuan minimum 15% yang diwajibkan oleh regulasi pasar modal Indonesia.

Peningkatan free float terjadi seiring langkah SCG Chemicals (SCGC) melakukan penyesuaian kepemilikan saham sebagai bagian dari strategi pengurangan utang (deleveraging). Meski demikian, SCGC masih mempertahankan kepemilikan saham sekitar 15,71% di TPIA.

Secara keseluruhan, tiga pemegang saham utama – Barito Pacific, SCGC, dan Thai Oil – masih menguasai sekitar 74,3% saham TPIA.

Perubahan struktur kepemilikan itu tidak mengubah tata kelola perusahaan, manajemen, maupun arah strategis TPIA. Perseroan tetap fokus menjalankan agenda pertumbuhan di sektor energi, kimia, dan infrastruktur di Indonesia maupun kawasan Asia Tenggara.

Editor: Jauhari Mahardhika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


International 1 jam yang lalu

Skandal Korupsi Spanyol: Istri PM Pedro Sanchez Diadili dan Paspornya Disita

Istri PM Spanyol Begoña Gómez resmi diadili atas kasus korupsi. Paspor disita dan kubu oposisi mendesak pemerintah untuk mundur.
National 2 jam yang lalu

Ilmuwan Peringatkan Konsekuensi Besar El Nino bagi Cuaca Global

Fenomena El Niño resmi tiba! Ilmuwan peringatkan potensi kekeringan parah dari Indonesia hingga Amazon serta ancaman rekor suhu terpanas.
Lifestyle 2 jam yang lalu

Devin/Faathir Raih Final Perdana BWF Super 300 di Macau Open 2026, Hasil Nyata Pembinaan Berkelanjutan

Capaian ini menandai perkembangan signifikan pasangan muda yang selama ini disiapkan sebagai bagian dari regenerasi bulu tangkis Nasional.
International 2 jam yang lalu

Proyek Ambisius AI Kuras Kas, Investor Pantau Pasar Obligasi

Pembangunan pusat data AI kuras kas perusahaan teknologi. Investor kini wajib pantau suku bunga The Fed dan pasar obligasi global.
Business 2 jam yang lalu

Red Hat Dukung Pengembangan Agentic AI

Red Hat, penyedia solusi open source , baru-baru ini mengumumkan langkah inovatif yang signifikan pada portofolio  Red Hat AI untuk membantu menjembatani kesenjangan antara eksperimen AI dan kendali operasional di tingkat produksi.
International 3 jam yang lalu

Serangan Israel Tewaskan 16 di Lebanon, Dialog AS-Iran di Ujung Tanduk

Gencatan senjata rapuh, serangan Israel tewaskan 16 orang di Lebanon. Masa depan dialog damai nuklir AS-Iran kini kian terancam.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia