Ladang-Ladang Cuan Chandra Asri (TPIA)
Adapun akuisisi Aster senilai US$ 255 juta dilakukan pada valuasi yang sangat menarik, sehingga mampu mengubah prospek bisnis kilang yang sebelumnya bermargin tipis menjadi sumber penciptaan nilai yang signifikan.
Dari transaksi tersebut, TPIA langsung membukukan keuntungan nilai aset sebesar US$ 1,7 miliar dan laba operasional segmen energi atau EBIT sebesar US$ 556 juta hanya pada kuartal I-2026.
Keuntungan satu kali (one-off gain) dari pembelian dengan harga murah tersebut memperkuat struktur neraca TPIA. Ini sekaligus membuka ruang tambahan untuk pendanaan utang, dengan tetap berada dalam batas rasio utang terhadap ekuitas (debt to equity ratio/DER) maksimum 1 kali – sesuai ketentuan perjanjian pembiayaan (covenant).
Sementara itu, di lantai bursa, saham Chandra Asri Pacific (TPIA) diperdagangkan pada estimasi valuasi PER 2026 sekitar 15,1 kali.
“Ini relatif sejalan dengan rata-rata tertimbang proyeksi PER 2026 sebesar 15-16 kali yang dimiliki perusahaan petrokimia dan kilang minyak global sejenis,” ungkap Michael dan Nizam.
TPIA telah meningkatkan porsi kepemilikan saham publik (free float) dari sekitar 10% menjadi 25,7%. Jumlah tersebut jauh di atas ketentuan minimum 15% yang diwajibkan oleh regulasi pasar modal Indonesia.
Peningkatan free float terjadi seiring langkah SCG Chemicals (SCGC) melakukan penyesuaian kepemilikan saham sebagai bagian dari strategi pengurangan utang (deleveraging). Meski demikian, SCGC masih mempertahankan kepemilikan saham sekitar 15,71% di TPIA.
Baca Juga:
Duo ANTM dan TINS DiusungSecara keseluruhan, tiga pemegang saham utama – Barito Pacific, SCGC, dan Thai Oil – masih menguasai sekitar 74,3% saham TPIA.
Perubahan struktur kepemilikan itu tidak mengubah tata kelola perusahaan, manajemen, maupun arah strategis TPIA. Perseroan tetap fokus menjalankan agenda pertumbuhan di sektor energi, kimia, dan infrastruktur di Indonesia maupun kawasan Asia Tenggara.
Editor: Jauhari Mahardhika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






