IHSG Masih Galau, tapi 5 saham Bisa Cuan
Bank Indonesia masih menargetkan kisaran inflasi tahun ini pada level 1,5-3,5% serta pertumbuhan ekonomi pada kisaran 4,9-5,7% YoY. Sementara itu tingkat pertumbuhan kredit meningkat 11,51% YoY di Mei 2026, berakselerasi dari 9,98% YoY di April 2026.
“Ini merupakan pertumbuhan kredit tahunan tercepat sejak Juli 2024, yang terutama didukung oleh kredit investasi (21,95%), kredit modal kerja (8,09%) dan kredit konsumer (5,89%). Bank Indonesia masih memperkirakan pertumbuhan kredit akan tetap pada kisaran 8%-12% di tahun 2026,” jelas Phintraco Sekuritas.
Phintraco Sekuritas menyebutkan, MSCI Market Accessibility Review memberikan penilaian terperinci tentang aksesibilitas pasar untuk setiap pasar ekuitas yang termasuk dalam Indeks MSCI dan mengevaluasi lima kriteria aksesibilitas pasar
Kriteria tersebut adalah keterbukaan terhadap kepemilikan asing, kemudahan arus masuk dan keluar modal, efisiensi kerangka kerja operasional, ketersediaan instrumen investasi, stabilitas kerangka kerja kelembagaan.
“MSCI menggunakan 18 pendekatan berbeda untuk menilai lima kriteria tersebut. Dari 18 pendekatan tersebut, Indonesia yang masih memerlukan perbaikan adalah foreign exchange market liberalization level dan information flow,” papar Phintraco Sekuritas.
Phintraco Sekuritas merekomendasikan lima saham bisa cuan, yaitu BRPT, INKP, PTRO, RATU dan MDKA.
Editor: Indah Handayani
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






