IHSG Bergejolak Tajam, Saham-Saham Ini Justru Naik Drastis
JAKARTA, investor.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) bergejolak tajam, turun sebesar 17,65 poin (0,29%) ke level 6.154,69 pada sejam perdagangan Jumat (19/6/2026). IHSG hari ini berfluktuatif di rentang 6.134 – 6.215.
Di saat yang sama, sejumlah saham justru naik drastis dan masuk daftar top gainers, bahkan ada yang mentok batas auto rejection atas (ARA).
Berdasarkan data BEI, tercatat sebanyak 8,97 miliar lembar saham telah diperdagangkan pada sejam perdagangan IHSG hari ini. Dengan nilai transaksi sebesar Rp 5,31 triliun, dan frekuensi perdagangan mencapai 630.021 kali transaksi.
Ada 326 saham mengalami kenaikan, 250 saham diperdagangkan menurun. Sedangkan 217 saham stagnan. Sementara itu, saham-saham blue chip yang tergabung dalam LQ45 turun 0,48%.
Pada sejam perdagangan IHSG, indeks saham Asia bervariasi. Straits Times (Singapura) turun 0,22% dan Nikkei (Jepang) menguat 0,37%. Sedangkan Shanghai (China) dan Hang Seng (Hong Kong) libur.
Saham Top Gainers
Sementara itu, sejumlah saham justru naik drastis dan masuk daftar top gainers. Harga sahamnya melonjak mulai 18% hingga 27%.
Di antara daftar top gainers tersebut, saham PT Mega Perintis Tbk (ZONE) naik hingga mentok batas auto rejection atas (ARA). Harga saham ZONE melonjak 25%.
Sedangkan saham-saham top gainers lainnya adalah PT Sinergi Multi Lestarindo Tbk (SMLE) terbang 27,66% ke Rp 120 dan PT Natura City Developments Tbk (CITY) melesat 22,07% ke Rp 177.
Selanjutnya saham PT Trimuda Nusantara Citra Tbk (TNCA) menanjak 20,13% ke Rp 179 dan PT Citatah Tbk (CTTH) melejit 18,46% ke Rp 154.
Sebaliknya, ada lima saham ambrol dan memimpin daftar top losers, yaitu PT Sejahteraraya Anugrahjaya Tbk (SRAJ) ambles 12,47% ke Rp 8.775 dan PT Super Energy Tbk (SURE) anjlok 10,83% ke Rp 2.800.
Ada pula saham PT Perdana Bangun Pusaka Tbk (KONI) jatuh 8,05% ke Rp 2.740, PT Bank Permata Tbk (BNLI) ambrol 7,26% ke Rp 2.940, dan PT Berkah Prima Perkasa Tbk (BLUE) turun 7,02% ke Rp 3.180.
Editor: Indah Handayani
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






