Deretan Saham Loncat Saat IHSG Menanjak
JAKARTA, investor.id - Indeks harga saham gabungan (IHSG) hari ini, Jumat (19/6/2026), ditutup menguat 4,8 poin (0,08%) ke level 6.177,1.
Sejumlah saham terpantau memberikan cuan besar mulai dari saham SDMU hingga MORA dengan lonjakan harga 20% sampai 34%.
Adapun total nilai transaksi di bursa mencapai Rp 26,4 triliun. Sebanyak 353 saham menguat, sedangkan 358 saham turun dan 248 saham stagnan. Volume perdagangan sebanyak 30,57 miliar saham dengan frekuensi sebanyak 1.710 juta kali.
Beberapa sektor saham mengalami penguatan pada penutupan pasar hari ini, dengan sektor yang menguat paling tinggi pada sektor infrastruktur sebesar 1,61%.
Lalu, penguatan pada sektor kesehatan 1,52%, sektor barang konsumen non-primer 1,09%, sektor barang konsumen primer 0,4% dan sektor transportasi 0,2%.
Sementara itu, pelemahan melanda sektor properti 1,86%, sektor barang baku 1,83%, sektor teknologi 1,01%, sektor keuangan 0,75%, sektor perindustrian 0,2%, dan sektor energi 0,03%.
Pilarmas Investindo Sekuritas menjelaskan, pelemahan IHSG hari ini dipengaruhi kombinasi sentimen global dan domestik, termasuk implementasi kesepakatan damai tentatif antara Amerika Serikat (AS) dan Iran yang mulai menurunkan tensi geopolitik serta menekan harga minyak dunia.
Kesepakatan tersebut diikuti pencabutan blokade laut Iran oleh AS. Namun, Wakil Presiden AS JD Vance menegaskan bahwa setiap keringanan ekonomi terhadap Teheran akan bergantung pada kepatuhan Iran terhadap ketentuan perjanjian. Di sisi lain, lanjut Pilarmas, pasar masih dibayangi kekhawatiran kebijakan moneter ketat The Fed.
Dari dalam negeri, Pilarmas menilai Indonesia masih berada dalam kategori emerging market, meski diperlukan sejumlah perbaikan dari sisi tata kelola dan transparansi pasar.
Selain itu, Pilarmas mengatakan, potensi kenaikan IHSG juga dibatasi oleh sorotan MSCI, yang menurunkan penilaian pada aspek Information Flow akibat lemahnya transparansi kepemilikan saham serta kekhawatiran adanya perdagangan terkoordinasi.
Cuan Besar
Editor: Erta Darwati
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






