Sabtu, 4 April 2026

Idham Aziz Naik Pangkat Jadi Jenderal

Penulis : Novy Lumanauw
1 Nov 2019 | 12:08 WIB
BAGIKAN
Presiden Joko Widodo (kanan) menyalami Kapolri Jenderal Pol Idham Azis usai penyematan pangkat dalam rangkaian upacara pelantikan Kapolri di Istana Negara, Jumat (1/11/2019). Idham Azis dilantik menjadi Kapolri menggantikan Tito Karnavian yang diangkat menjadi Mendagri. Foto: SP/Joanito De Saojoao
Presiden Joko Widodo (kanan) menyalami Kapolri Jenderal Pol Idham Azis usai penyematan pangkat dalam rangkaian upacara pelantikan Kapolri di Istana Negara, Jumat (1/11/2019). Idham Azis dilantik menjadi Kapolri menggantikan Tito Karnavian yang diangkat menjadi Mendagri. Foto: SP/Joanito De Saojoao

JAKARTA, investor.id - Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan kenaikan pangkat otomatis kepada Idham Aziz dari Komisaris Jenderal menjadi Jenderal.

Keputusan kenaikan pangkat itu tertuang dalam Keputusan Presiden Nomor 98 Polri Tahun 2019 tentang Kenaikan Pangkat Dalam Golongan Perwira Tinggi Polri.

Kenaikan pangkat diberikan kepada Idham menyusul pelantikannya sebagai Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) di Istana Negara, Jakarta, Jumat (1/11).

Idham dilantik sebagai Kapolri berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 97 Polri Tahun 2019.

Advertisement

Ia terpilih secara aklamasi pada rapat pleno Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Komisi III, Rabu (30/10) dan ditetapkan pada rapat paripurna DPR RI yang digelar, pada Kamis (31/10).

Idham ditunjuk sebagai calon tunggal Kapolri menggantikan Tito Karnavian, yang diangkat Presiden Jokowi menjadi Menteri Dalam Negeri (Mendagri).

Idham yang lahir di Kendari, Sulawesi Tenggara, pada 30 Januari 1963 merupakan polisi lulusan Akademi Kepolisian Angkatan 1988 yang berpengalaman di bidang reserse.

Kariernya berawal sebagai Pamapta Polres Bandung, Jawa Barat. Sebulan kemudian, ia diangkat menjadi Kepala Urusan Bina Operasi Lalu Lintas Polres Bandung.

Pada Juli 1999, Idham diangkat sebagai Kepala Unit VC Satuan Serse UM Direktorat Serse Polda Metro Jaya. Setahun menjabat, ia dipercaya menjadi wakil kepala Satuan Serse UM Direktorat Serse Polda Metro Jaya.

Pada 2002, Idham pernah dipercaya sebagai perwira menengah Sekolah Staf dan Kepemimpinan Dediklat Polri dan kepala Satuan I Direktorat Reserse Kriminal Khusus Kepolisian Daerah Metro Jaya. Pada tahun 2009, Idham dipercaya sebagai Direktur Reserse Kriminal Umum Kepolisian Metro Jaya dan setahun kemudian sebagai Wakil Kepala Densus 88 – Anti Teror Polri.

Pada 2016, Idham mengemban tugas sebagai Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan Polri, yang selanjutnya Kepala Kepolisian Daerah Metro Jaya pada 2017. Sebelum dilantik sebagai Kapolri, Idham bertugas sebagai Kepala Badan Reserse Kriminal Polri.

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkini


Business 5 menit yang lalu

Operator Transportasi Antisipasi Libur Panjang Paskah

Sejumlah operator transportasi mengantisipasi lonjakan mobilitas masyarakat pada libur panjang Hari Raya Paskah 2026.
International 8 menit yang lalu

12 RT dan 4 Ruas Jalan di Jakbar Terendam Banjir

Banjir rendam 12 RT di Jakarta Barat akibat luapan Kali Angke dan Pesanggrahan. BPBD DKI siagakan personel untuk penyedotan genangan air.
Market 17 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Sabtu 4 April 2026: Kokoh

​​​​​​​Harga emas Antam (ANTM) terpantau kokoh pada hari ini, sabtu (4/4/2026). Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 21 menit yang lalu

Masuk Saham Terkonsentrasi Tinggi, Laba Samator (AGII) Merosot

Laba bersih Samator Indo Gas (AGII) merosot 44,37% pada 2025, dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
International 29 menit yang lalu

Kadin: Perang Lumpuhkan Ekonomi Timur Tengah, Biaya Kirim Melonjak 3 Kali

Kadin ungkap dampak perang Iran-AS: Biaya logistik naik 3 kali lipat & pengiriman barang molor hingga 2 bulan. Cek dampaknya bagi Indonesia.
Macroeconomy 1 jam yang lalu

Komitmen Investasi Rp574 Triliun dari Jepang dan Korsel

Dalam situasi geopolitik yang tidak menentu, Indonesia masih menjadi daya tarik bagi para investor dari Jepang maupun Korsel.

Tag Terpopuler


Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia