Soal Vaksin untuk Wartawan, Jokowi: Mau Minta Berapa akan Saya Beri
KENDARI, investor.id – Ketika Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat Atal S Depari menyinggung permintaan vaksin untuk kalangan pers pada Hari Pers Nasional (HPN) 2021 yang hanya mendapatkan 5.500 dosis vaksin, Presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan gamblang mengatakan berapapun jumlah vaksin yang diminta PWI, saat ini juga akan diberikan. Karena pemerintah memiliki stok vaksin dalam jumlah yang banyak.
Dalam sambutannya, Atal S Depari mengatakan dia masih teringat peringatan HPN 2021 yang digelar di Ancol, Jakarta Utara. Saat itu, ia meminta vaksinasi Covid-19 bagi kalangan pers kepada Presiden Jokowi.
“Permohonan itu, Bapak Presiden kabulkan. Sehingga kami 5.500 insan pers mendapatkan vaksin di bagian awal,” kata Atas S Depari dalam acara puncak peringatan HPN 2022 di Masjid Apung, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, Rabu (9/2/2022).
Tidak hanya itu, Atal juga mengapresiasi langkah cepat yang dilakukan Jokowi saat PWI meminta insentif ekonomi untuk kalangan media massa.
“Kami meminta insentif ekonomi untuk media, bapak presiden juga kabulkan. Meski pembagiannya belum merata, karena sedikit tapi banyak yang harus dibagikan. Semua itu matur sembah nuwun,” ucap Atal S Depari.
Pernyataan Atal langsung ditanggapi Presiden Jokowi saat memberikan sambutan. Ia menjelaskan pemerintah saat itu baru hanya memberikan dosis sekitar 5.000 karena stok vaksin masih terbatas.
“Tadi Pak Atal Depari menyampaikan, mengenai urusan vaksin yang saat itu dari PWI meminta untuk didahulukan dan saat itu memang kami hanya bisa memberikan 5.000 dosis vaksin,” ungkap Jokowi.
“Saat ini, kalau masih minta lagi, Pak Atal Depari, kami ada stok 143 juta. Jadi bapak mau minta berapa akan saya beri, sekarang juga. Karena stoknya banyak,” lanjut Jokowi.
Dalam kesempatan itu, Jokowi membeberkan hingga saat ini pemerintah sudah menyuntikkan 325 juta dosis vaksin kepada masyarakat, baik itu dosis pertama, dosis kedua maupun dosis penguat atau booster.
Editor: Investor.id
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now



