Jumat, 15 Mei 2026

Soal Vaksin untuk Wartawan, Jokowi: Mau Minta Berapa akan Saya Beri

Penulis : Lenny Tristia Tambun
9 Feb 2022 | 11:37 WIB
BAGIKAN
Sambutan Presiden Joko Widodo secara virtual pada puncak Peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2022 di Kendari, Sultra, Rabu (9/2/2022). Sumber: BSTV
Sambutan Presiden Joko Widodo secara virtual pada puncak Peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2022 di Kendari, Sultra, Rabu (9/2/2022). Sumber: BSTV

KENDARI, investor.id  – Ketika Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat Atal S Depari menyinggung permintaan vaksin untuk kalangan pers pada Hari Pers Nasional (HPN) 2021 yang hanya mendapatkan 5.500 dosis vaksin, Presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan gamblang mengatakan berapapun jumlah vaksin yang diminta PWI, saat ini juga akan diberikan. Karena pemerintah memiliki stok vaksin dalam jumlah yang banyak.

Dalam sambutannya, Atal S Depari mengatakan dia masih teringat peringatan HPN 2021 yang digelar di Ancol, Jakarta Utara. Saat itu, ia meminta vaksinasi Covid-19 bagi kalangan pers kepada Presiden Jokowi.

“Permohonan itu, Bapak Presiden kabulkan. Sehingga kami 5.500 insan pers mendapatkan vaksin di bagian awal,” kata Atas S Depari dalam acara puncak peringatan HPN 2022 di Masjid Apung, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, Rabu (9/2/2022).

ADVERTISEMENT
Soal Vaksin untuk Wartawan, Jokowi: Mau Minta Berapa akan Saya Beri
Sambutan Ketua PWI Pusat Atal S Depari dalam Peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2022 di Kendari, Sultra, Rabu (9/2/2022). Sumber: BSTV

Tidak hanya itu, Atal juga mengapresiasi langkah cepat yang dilakukan Jokowi saat PWI meminta insentif ekonomi untuk kalangan media massa.

“Kami meminta insentif ekonomi untuk media, bapak presiden juga kabulkan. Meski pembagiannya belum merata, karena sedikit tapi banyak yang harus dibagikan. Semua itu matur sembah nuwun,” ucap Atal S Depari.

Pernyataan Atal langsung ditanggapi Presiden Jokowi saat memberikan sambutan. Ia menjelaskan pemerintah saat itu baru hanya memberikan dosis sekitar 5.000 karena stok vaksin masih terbatas.

“Tadi Pak Atal Depari menyampaikan, mengenai urusan vaksin yang saat itu dari PWI meminta untuk didahulukan dan saat itu memang kami hanya bisa memberikan 5.000 dosis vaksin,” ungkap Jokowi.

“Saat ini, kalau masih minta lagi, Pak Atal Depari, kami ada stok 143 juta. Jadi bapak mau minta berapa akan saya beri, sekarang juga. Karena stoknya banyak,” lanjut Jokowi.

Dalam kesempatan itu, Jokowi membeberkan hingga saat ini pemerintah sudah menyuntikkan 325 juta dosis vaksin kepada masyarakat, baik itu dosis pertama, dosis kedua maupun dosis penguat atau booster.

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Business 17 menit yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Market 27 menit yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Market 1 jam yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 1 jam yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Market 2 jam yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 9 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia