Kemlu RI Kembali Evakuasi 9 WNI dari Ukraina
JAKARTA, investor.id – Kementerian Luar Negeri (Kemlu) kembali berhasil mengevakuasi sembilan orang warga negara Indonesia (WNI) dari Chernihiv, Ukraina. Di Warsawa seluruh WNI menjalani pemeriksaan kesehatan, sebelum diterbangkan ke Indonesia pada Minggu (20/3), menggunakan pesawat komersial.
“Proses evakuasi sangat sangat sangat tidak mudah. Setiap hari, selama kurang lebih 22 hari, upaya untuk mengevakuasi para WNI dari Chernihiv terus dilakukan. Namun, baru hari ini mereka berhasil dievakuasi melalui jalur Kyiv, kemudian ke Lviv, dan kemudian menyeberang ke wilayah Polandia,” kata Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi, Sabtu (19/3).
Ia memaparkan, berbagai skenario dan jalur evakuasi yang dibuat terus membutuhkan penyesuaian hampir setiap hari karena situasi lapangan yang terus berubah.
“Alhamdulillah, sembilan WNI tersebut saat ini sudah berada di zona aman. Kita ingin memastikan bahwa mereka sudah berada di zona aman,” imbuhnya.
Jika dihitung dari Chernihiv sampai ke Lviv, total perjalanan yang ditempuh oleh para WNI adalah sekitar 15 jam.
Menurut laporan tersebut, antrian panjang terjadi kembali di perbatasan. Pada sabtu, seluruh WNI berada di dalam mobil bersama Direktur Direktorat Perlindungan Warga Negara Indonesia dan Badan Hukum Indonesia (PWNI) Judha Nugraha. Ia berada di Lviv sejak kurang lebih 15 hari untuk memperkuat rencana evakuasi WNI.
Dengan demikian, maka 133 WNI telah dievakuasi dengan selamat dari Ukraina. Ada 23 WNI yang memilih tinggal di Ukraina, rata-rata karena alasan keluarga. Selain itu, sembilan staf esensial KBRI saat ini saat ini berada di Lviv.
“Sebagai penutup, saya ingin menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak, yang telah bekerja keras, bahu-membahu, dalam membantu pelaksanaan evakuasi WNI ini. Saya juga sampaikan terima kasih atas kerja sama dan kesabaran teman-teman sembilan WNI, karena tanpa kerja sama dan kesabaran mereka tidak mungkin evakuasi ini dapat kita lakukan dengan selamat,” tuturnya.
Editor: Grace El Dora
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now

