Jumat, 15 Mei 2026

Kemenkes: Target Vaksinasi Covid-19 Dosis Lengkap Tidak Bergeser dari Juni 2022

Penulis : Hendro Situmorang
6 Mei 2022 | 17:57 WIB
BAGIKAN
Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Siti Nadia Tarmizi pada acara seminar daring bertajuk; "Accelerating Social Inclusion Through Women Empowerment" yang diselenggarakan oleh Beritasatu Media Holdings bersama Citi Indonesia, Rabu (6/4/2022). (Foto: Beritasatu.com)
Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Siti Nadia Tarmizi pada acara seminar daring bertajuk; "Accelerating Social Inclusion Through Women Empowerment" yang diselenggarakan oleh Beritasatu Media Holdings bersama Citi Indonesia, Rabu (6/4/2022). (Foto: Beritasatu.com)

JAKARTA, investor.id - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyebut target capaian vaksinasi Covid-19 untuk dosis lengkap (dosis pertama dan dosis kedua) sejuah ini tidak berubah. Sesuai rencana semula,  vaksinasi lengkap  target  ditargetkan tuntas pada akhir Juni 2022. 

Juru Bicara Vaksinasi Covid-19, dr Siti Nadia Tarmizi menyatakan pemerintah menargetkan capaian vaksinasi keseluruhan terhadap 208.265.720 jiwa atau 70% dari total populasi penduduk 270 juta orang tervaksinasi lengkap pada akhir Juni 2022.

"Target ini sejalan dengan target Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Perhitungannya Juni 70% masyarakat sudah divaksinasi lengkap 2 dosis," katanya kepada Beritasatu.com, Jumat (6/5/2022).

Menurutnya setiap negara di dunia harus mencapai target vaksinasi 70% penduduknya demi mengakhiri pandemi Covid-19. Begitu juga dengan capaian Indonesia. Dalam hal ini, tak hanya booster yang dikejar, melainkan vaksinasi Covid-19 lengkap juga menjadi prioritas.

"Nah, kita capai dulu di Indonesia pada bulan Juni. Jadi, secara bersamaan melengkapi dosis kedua itu tetap menjadi prioritas," tegasnya.

Sampai hari ini vaksinasi dosis pertama mencapai 95,69% dan dosis lengkap capai 79,52% dan booster (dosis ketiga) 19,67%. "Ini artinya pencapaian akan tetap sesuai target baik dosis kedua sampai Juni dan begitu juga dengan vaksin booster pada akhir tahun mendatang," ucapnya.

Terkait capaian vaksinasi Covid-19 per 4 Mei 2022 nihil, dr Nadia menyatakan petugas tidak melakukan update atau memperbarui data entry vaksin Covid-19. "Seharusnya untuk vaksinasi dosis pertama terjadi penambahan 5.234 suntikan dan dosis lengkap bertambah 5.120 suntikan dan booster (dosis ketiga) 18.288 suntikan," ungkap dr Nadia.

Sementara Bagaimana dengan daerah-daerah yang masih rendah pencapaian vaksinasi di antaranya Papua dan Papua Barat.

Sementara untuk akselerasi terus dilakukan di berbagai daerah yang pencapaian vaksinasinya rendah, bukan hanya Papua dan Papua Barat saja, tetapi juga kabupaten/kota yang belum mencapai 70% termasuk dengan sistem door to door.

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkini


Market 22 menit yang lalu

Harga Emas Terkoreksi Buntut Data Konsumen AS

Pasar emas terus mempertahankan dukungan kritis tetapi tidak menunjukkan reaksi besar terhadap data ekonomi terbaru AS.
Market 33 menit yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 37 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 1 jam yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 1 jam yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 2 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia