Kapolri: Polri Berhasil Kembalikan Aset BLBI Senilai Rp 28,8 T
Jakarta, Investor.id – Kapolri Jenderal (Pol) Listyo Sigit Prabowo mengungkapkan, jajaran Polri mampu mengembalikan aset senilai Rp 28,8 triliun, sebagai hak tagih negara atas perkara pengucuran dana Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI). Aset sebanyak itu baru 26% dari total tagihan BLBI senilai Rp 110,45 triliun.
Demikian diungkapkan Kapolri saat menyampaikan jumpa pers akhir tahun 2022, di Mabes Polri, Sabtu (31/12/2022).
Kapolri menambahkan, aset senilai Rp 28,8 triliun yang berhasil dikembalikan itu merupakan akumulasi selama tahun 2021 dan 2022. Perinciannya, pada 2021 senilai Rp 8,35 triliun dan pada 2022 senilai Rp 20.45 triliun.
“Mudah-mudahan ini bisa dimaksimalkan ke depan,” ujar Kapolri.
Jenderal Listyo Sigit berharap, berbagai upaya pencegahan dan penegakan hukum di bidang keuangan negara yang telah dilakukan, bisa memberi kontribusi terhadap keuangan negara. “Dan tentu saja kita harapkan bisa membantu perekonomian nasional dalam menghadapi berbagai tantangan ke depan,” katanya.
Langkah yang dilakukan Polri tersebut merupakan tindak lanjut dari pembentukan Satgas Penanganan Hak Tagih Negara Dana BLBI pada 2021.
Editor: Investor.id
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO
Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast
Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di IndonesiaBERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan
Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Tag Terpopuler
Terpopuler



