Belakangan Ini Cuaca kok Panas Banget ya? BMKG Bilang Begini
JAKARTA, investor.id – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memberikan penjelasan terkait cuaca panas belakangan ini dan mengimbau masyarakat memakai tabir surya.
Senior Forecaster BMKG, Muhammad Irsal mengatakan besarnya radiasi matahari berkaitan dengan tingkat paparan radiasi sinar ultraviolet (UV). Indeks UV adalah angka tanpa satuan untuk menjelaskan tingkat paparan radiasi sinar ultraviolet yang berkaitan dengan kesehatan manusia.
"Dengan mengetahui UV index, kita bisa memantau tingkat sinar ultraviolet yang bermanfaat dan yang dapat memberikan bahaya. UV Index dan juga imbauannya termasuk salah satunya menggunakan pelembab tabir surya," katanya kepada Beritasatu.com, Minggu (23/4/2023).
Menurutnya, pemakaian tabir surya tentunya cukup diperlukan terutama ketika akan beraktivitas di luar ruangan pada siang hari yang terik. Hal tersebut sangat diperlukan untuk antisipasi paparan sinar matahari yang dapat berdampak pada kulit manusia, jika berlangsung dalam periode yang cukup lama.
"Informasi seputar ultraviolet memang telah kami sampaikan di media sosial @infobmkg," ucap Irsal.
Dijelaskan, suhu maksimum yang tercatat 24 jam lalu pada 22 April 2023 di wilayah Indonesia berkisar antara 34,0 - 35,8 derajat celsius, yakni suhu tertinggi kemarin tercatat di Stasiun Meteorologi Pangsuma, Putusivau, Kalimantan Barat (Kalbar) sebesar 35,8 derajat celcius. Suhu yang tercatat dapat bervariasi dari hari ke hari.
Irsal juga mengungkapkan bahwa dalam sepekan terakhir suhu tertinggi terukur pada kisaran 35-36 derajat celcius. Informasi harian suhu maksimum dapat dimonitor pada website resmi BMKG.
"Suhu relatif cukup tinggi ini cenderung bisa terjadi hingga musim kemarau berakhir hingga sekitar Oktober," tutup Muhammad Irsal.
Editor: Jauhari Mahardhika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler


