Jumat, 15 Mei 2026

SMRC: Resmi Jadi Capres PDIP, Elektabilitas Ganjar Naik ke 20,8%

Investor.id
1 Mei 2023 | 11:37 WIB
BAGIKAN
Gubernur Jawa Tengah, yang juga calon presiden dari PDIP Ganjar Pranowo, disambut warga saat sedang berolahraga bersama Komunitas Alumni Universitas Gadjah Mada di kawasan Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu (30/4/2023) pagi. (Foto: B-Universe/Joanito De Saojoao)
Gubernur Jawa Tengah, yang juga calon presiden dari PDIP Ganjar Pranowo, disambut warga saat sedang berolahraga bersama Komunitas Alumni Universitas Gadjah Mada di kawasan Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu (30/4/2023) pagi. (Foto: B-Universe/Joanito De Saojoao)

Jakarta, Investor.id – Tingkat elektabilitas Ganjar Pranowo sebagai capres meningkat menjadi 20,8%. Elektabilitas itu setelah dia ditetapkan sebagai calon presiden (capres) oleh Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) pada Pilpres 2024 mendatang.

Dalam survei yang dirilis Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) pada Sabtu (29/4/2023) lalu, elektabilitas Ganjar yang mencapai 20,8% tersebut mengalahkan dua kandidat capres lainnya yakni Prabowo Subianto dengan elektabilitas 15,8%, dan Anies Baswedan 11,4%.

SMRC: Resmi Jadi Capres PDIP, Elektabilitas Ganjar Naik ke 20,8%
Tingkat Elektabilitas 3 Kandidat Capres Berdasarkan Survei SMRC 25-28 April 2023

Dikutip dari siaran pers SMRC, survei dilakukan terhadap pemilih kritis pada periode 25-28 April 2023. Survei dilaksanakan setelah Ganjar diumumkan sebagai capres PDIP pada 21 April 2023.

Elektabilitas yang diraih Ganjar tersebut mengalami kenaikan signifikan dari 13% berdasarkan suvei yang dilakukan 4-7 April 2023, setelah keputusan FIFA yang membatalkan Indonesia menjadi tuan rumah Piala Dunia U20. Seperti diberitakan, Ganjar Pranowo, dalam kapasitasnya sebagai Gubernur Jawa Tengah turut menolak kehadiran Timnas Israel dalam Piala Dunia U20 di Indonesia.

ADVERTISEMENT

Sementara itu, dukungan terhadap Prabowo Subianto pada survei terakhir yang sebesar 15,8%, mengalami penurunan dari survei sebelumnya yang mencapai 18,3%. Sedangkan, Anies Baswedan mengalami kenaikan elektabilitas dari 10,7% menjadi 11,4%.

Menurut Direktur Riset SMRC Deni Irvani, kenaikan elektabilitas Ganjar berasal dari akumulasi penurunan pada Prabowo, pada pemilih yang belum menentukan pilihan sebelumnya, dan pada pemilih calon-calon lain.

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 19 menit yang lalu

Harga Emas Terkoreksi Buntut Data Konsumen AS

Pasar emas terus mempertahankan dukungan kritis tetapi tidak menunjukkan reaksi besar terhadap data ekonomi terbaru AS.
Market 30 menit yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 34 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 1 jam yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 1 jam yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 2 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia