Pemulihan Industri Pariwisata Nasional Meningkatkan Minat Perjalanan Internasional
JAKARTA, investor.id — Merujuk pada data Kementerian Perhubungan terlihat indikasi peningkatan minat perjalanan internasional. Hal ini terbaca dari antusiasme masyarakat pengguna angkutan udara sepanjang 2022.
Sebanyak 11,87 juta orang tercatat sebagai penumpang pesawat rute internasional, dengan tingkat pemulihan pergerakan penumpang internasional mencapai 33%.
Sementara itu, tren positif juga ditunjukkan oleh data “Year in Search 2022” oleh Google. Pada kategori minat terhadap perjalanan internasional, sepanjang 2022 minat masyarakat Indonesia untuk berlibur ke luar negeri naik hampir 3 kali lipat.
Data internal Traveloka mencatat bahwa sepanjang semester I 2023, terdapat peningkatan sebesar hingga 3 kali lipat untuk pencarian destinasi domestik dan internasional.
Animo masyarakat dalam berwisata juga tercermin dari tingkat pemesanan akomodasi, tiket pesawat dan atraksi internasional yang meningkat hingga 2 kali lipat jika dibandingkan dengan periode 2022.
Dari jumlah perjalanan tersebut, tercatat sebanyak 60% perjalanan bertujuan untuk leisure dan hiburan, seperti liburan bersama keluarga, teman, bahkan solo travel disusul dengan perjalanan bisnis, wisata religi dan tujuan pendidikan.
Selain itu, 75% aktivitas pada saat liburan adalah seputar kuliner dan belanja, diikuti dengan kunjungan ke tempat wisata dan museum, taman hiburan, pantai dan kebun binatang.
Iko Putera, CEO of Transport Traveloka menegaskan, bulan Juni tahun ini merupakan momentum liburan sekolah pertama setelah pandemi mereda.
“Kami mengamati adanya lonjakan minat pariwisata domestik maupun internasional yang luar biasa, terutama segmen family travel. Kehadiran Traveloka Travel Fair 2023 merupakan bagian dari wujud komitmen kami dalam mendorong pariwisata global, sekaligus memberikan solusi kemudahan kepada konsumen dalam merencanakan dan mewujudkan aspirasi perjalanan mereka, terutama untuk perjalanan internasional,” kata Iko dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Kamis (1/6/2023).
Memasuki kuartal kedua tahun 2023, Traveloka mencatat beragam temuan menarik mengenai perilaku konsumen, terutama dalam perencanaan perjalanan internasional. Data internal menunjukkan bahwa pengguna Traveloka semakin cermat dalam merencanakan liburan mereka.
Iko menambahkan, ada berbagai faktor yang mempengaruhi keputusan konsumen dalam menentukan rencana perjalanannya, seperti harga, promo, fleksibilitas dan rekomendasi dari keluarga serta rekan terdekat.
Fitur fleksibilitas seperti Reschedule/Refund Guarantee, Pay Upon Check-In, hingga ragam pilihan metode pembayaran yang fleksibel, juga memungkinkan konsumen dapat merencanakan perjalanan mereka dengan lebih terencana dan mudah.
Traveloka berkomitmen untuk semakin memahami perilaku konsumen dengan menghadirkan solusi perjalanan yang relevan dengan kebutuhan konsumen,” imbuh Iko .
Selama Traveloka Travel Fair berlangsung, konsumen dapat menemukan penawaran khusus dari berbagai produk perjalanan dari 9.000+ mitra terpercaya, termasuk transportasi, akomodasi, atraksi, layanan antar jemput bandara dan sewa mobil hingga 50% + 30% melalui aplikasi. Selain itu, terdapat penawaran tambahan bagi para konsumen yang mengunjungi booth Traveloka Travel Fair di Food Society, lantai dasar Mall Kota Kasablanka, yang digelar mulai 30 Mei hingga 4 Juni 2023.
Editor: Imam Suhartadi
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler

