Jumat, 15 Mei 2026

Apa El Nino dan Bagaimana Peringatan PBB?

Penulis : Grace El Dora
2 Jun 2023 | 19:34 WIB
BAGIKAN
Ilustrasi badai El Nino.
Ilustrasi badai El Nino.

JAKARTA, investor.id – Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) telah memperingatkan soal suhu panas yang memecahkan rekor, karena fenomena cuaca El Nino. Jadi apa itu El Nino dan bagaimana pengaruhnya dalam skala global?

Peringatan PBB

Organisasi Internasional PBB telah memperingatkan suhu global yang lebih tinggi dan kemungkinan rekor panas terbaru dapat dilihat, karena perubahan iklim dan kembalinya fenomena cuaca El Nino tahun ini.

Selama tiga tahun, kebalikan dari El Nino merupakan pola cuaca La Nina yang mendingin dominan di Samudera Pasifik. Ini telah sedikit menurunkan suhu global, tetapi 2023 akan melihat kembalinya suhu yang lebih panas.

ADVERTISEMENT

Wilfran Moufouma Okia, kepala Organisasi Meteorologi Dunia (WMO) yang merupakan badan PBB, mengatakan saat ini tidak ada perkiraan dampak El Nino terhadap suhu.

“El Nino akan memicu suhu secara global. Kami merasakan efek suhu El Nino secara global dengan sedikit penundaan,” katanya, baru-baru ini.

WMO mengatakan tidak dapat memprediksi kekuatan atau durasi El Nino. Sejauh ini, rekor tahun terpanas di dunia adalah 2016. El Nino sangat kuat di tahun itu.

Organisasi Meteorologi Dunia tersebut telah memperingatkan suhu global akan menembus batas utama untuk pertama kalinya dalam lima tahun ke depan, dan ada kemungkinan 98% tahun terpanas yang pernah tercatat akan dipecahkan selama waktu itu.

Dr. Leon Hermanson dari Met Office Hadley Centre mengatakan rekor tersebut kemungkinan berasal dari kombinasi gas rumah kaca dan El Nino.

Apa Itu El Nino?

El Nino adalah bagian dari siklus alami, menurut presenter cuaca Sky News Jo Wheeler.

ENSO, El Nino-Southern Oscillation, menghangatkan dan mendinginkan Pasifik tropis dalam rotasi yang berlangsung antara satu dan tiga tahun, memengaruhi kondisi cuaca di seluruh dunia, ujar Wheeler.

Baik El Nino dan La Nina, jelasnya, memiliki karakteristik yang menentukan. El Nino terkait dengan suhu permukaan laut yang lebih hangat dari biasanya di Pasifik tropis tengah dan timur, menyebabkan kondisi hujan yang lebih dingin di selatan dan kondisi yang lebih hangat di beberapa bagian utara.

“La Nina mewakili efek pendinginan,” tuturnya.

Dengan El Nino, Samudra Pasifik khatulistiwa biasanya menjadi sekitar tiga derajat lebih hangat dari biasanya.

Dengan La Nina, tiga derajat lebih dingin.

Seperti yang dijelaskan oleh Wheeler, kedua fenomena ini memicu serangkaian reaksi berantai untuk cuaca di seluruh dunia.

Nama El Nino berarti “anak laki-laki” dalam bahasa Spanyol, dikatakan berasal dari “El Nino de Navidad”, yang diterjemahkan menjadi Anak Natal. Mungkin tidak akan mengejutkan Anda bahwa La Nina, kebalikan dari El Nino, berarti “perempuan”.

Peristiwa El Nino besar biasanya terjadi setiap tiga hingga tujuh tahun dan dapat berlangsung selama beberapa bulan sekaligus.

Episode El Nino terkuat terjadi pada rentang 1997 hingga 1998 dan 2015 hingga 2016.

Editor: Grace El Dora

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 5 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 5 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 6 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 6 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 7 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 7 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia