Jumat, 15 Mei 2026

BI Ajak Pelajar Papua Edukasikan Cinta Rupiah ke Masyarakat

Penulis : Grace El Dora
10 Jul 2023 | 13:00 WIB
BAGIKAN
Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Papua Juli Budi Winantya. (Foto: ANTARA/Qadri Pratiwi)
Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Papua Juli Budi Winantya. (Foto: ANTARA/Qadri Pratiwi)

JAYAPURA, investor.id - Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Papua mengajak para pengajar dan pelajar di daerah itu memberikan edukasi cinta rupiah kepada masyarakat untuk mendukung realisasi penggunaan uang digital.

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Papua Juli Budi Winantya di Jayapura pada Senin (10/7) mengatakan pihaknya memilih anak-anak milenial, karena lebih kenal dunia digital sehingga edukasi menjadi mudah disampaikan.

"Kami telah mencanangkan Program Papua Cinta Rupiah (PCR) dan QRIS School Challenge 2023 pada Juni lalu, di mana merupakan bentuk kolaborasi antara BI bersama pemerintah setempat dalam hal ini Dinas Pendidikan,” katanya.

ADVERTISEMENT

Menurut Juli, tujuan dari program ini adalah membangun kesadaran masyarakat Papua melalui guru-guru dan pelajar terkait Cinta Bangga Paham (CBP) Rupiah dan mendorong peningkatan penggunaan sistem pembayaran digital melalui QRIS di Tanah Papua.

“Sehingga kami mendorong program Papua cinta rupiah terus digelorakan lingkungan sekolah dengan begitu edukasi cinta, bangga dan paham rupiah semakin di pahami oleh masyarakat melalui anak muda,” ujar Juli.

Dia menjelaskan QRIS School Challenge adalah suatu kompetisi bagi siswa dan guru di Kota Jayapura dan sekitarnya untuk menjadi Duta QRIS terbaik. Adapun komponen penilaiannya adalah jumlah pengguna baru QRIS yang berhasil  diajak, jumlah sosialisasi yang mereka lakukan, jingle, dan video tentang QRIS yang mereka lakukan.

"Program Qris School Challenge yang menyasar anak-anak milenial ini selain untuk memfasilitasi generasi milenial mengenal kebijakan terkini Bank Indonesia, yaitu QRIS sebagai transaksi digital, maka peran anak muda juga nantinya akan menjadi penyokong peralihan pola transaksi konvensional menuju model digital,” katanya lagi.

Dia menambahkan pihaknya mendorong transaksi non tunai di masyarakat karena transaksi menggunakan non tunai lebih cepat, murah, mudah, aman dan andal.

Editor: Grace El Dora

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Macroeconomy 8 menit yang lalu

Fundamental Ekonomi Kuat, Masyarakat Jangan Panik

Pemerintah secara konsisten melakukan sejumlah pembenahan untuk memperkuat sumber pertumbuhan ekonomi domestik.
Market 40 menit yang lalu

Harga Emas Terkoreksi Buntut Data Konsumen AS

Pasar emas terus mempertahankan dukungan kritis tetapi tidak menunjukkan reaksi besar terhadap data ekonomi terbaru AS.
Market 51 menit yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 55 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 2 jam yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 2 jam yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia