Enggartiasto Lukita: Dunia Pendidikan Kurang Berkembang, Tak Mampu Siapkan Tenaga Kerja
MALANG, investor.id - Mantan Menteri Perdagangan Republik Indonesia Enggartiasto Lukita mengungkapkan, dunia Pendidikan dinilai kurag berkembang. Bahkan, tidak mampu menyiapkan tenaga kerja yang siap pakai. Hal ini disebabkan materi yang diberikan lebih merujuk ke kurikulum dari Kementerian Pendidikan.
Hal itu diungkapkan Enggar saat menjadi tamu pembicara talkshow ‘Charting the brave new world’ Dies Natalis ke-16 Universitas Ma Chung Kabupaten Malang, Jawa Timur, Sabtu malam (29/7/2023).
Menurut Enggar, penyiapan tenaga kerja siap pakai seharusnya bisa dilakukan. Sebab, link and match merupakan keniscayaan yang bisa dicapai. Namun, karena lebih taat pada kurikulum yang ada, sehingga hal itu tidak bisa terealisasi dengan baik.
"Pada waktu rekrutmen saya tidak butuh ijazah, tidak perlu S1, S2, yang perlu sanggup tidak untuk bekerja sesuai kemajuan teknologi yang ada," katanya dalam acara itu.
Ia juga menambahkan, hal itu juga terjadi pada perguruan tinggi. Mereka asyik dengan dunianya, yang terbatas ada teks books dan ketentuan yang ada. Dosen selain menyampaikan teks books, waktunya juga habis untuk menulis jurnal sebab dibutuhkan dan disyarakatkan oleh universitas sekaligus dari Kementerian Pendidiakn.
"Belum lagi kemampuan tenaga pengajar yag tidak bisa menyesuaikan diri karena tidak ada anggaran. Untuk itu, harusnya mereka melatih dirinya bisa seau dengan kebutuhan," ungkapnya.
Menurut dia, pertumbuhan ekonomi suatu negara terutama Indonesia tergantung dua hal yaitu investasi dan ekspor. Dua hal ini menentukan daya beli masyarakat.
Pihaknya juga menilai banyak investor yang kini tertarik masuk ke Indonesia, namun mereka masih melihat peta politik menjelang tahun politik 2024. Pemerintah meyakinkan bahwa investasi di Indonesia tetap menguntungkan, sehingga mereka pun bersedia masuk.
Adanya investor, kata dia, tentunya membutuhkan tenaga kerja. Satu perusahaan bisa butuh antara 10 ribu hingga 15 ribu pekerja, sehingga hal ini adalah kabar positif untuk masyarakat tentang peluang kerja.
Editor: Indah Handayani
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO
Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast
Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di IndonesiaBERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan
Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Tag Terpopuler
Terpopuler




