Jumat, 15 Mei 2026

Darurat Polusi, Cek Kualitas Udara Jakarta lewat Aplikasi Ini 

Penulis : Vinnilya Huanggrio
12 Aug 2023 | 13:35 WIB
BAGIKAN
Ilustrasi Jalan Sudirman, Jakarta (Foto: Joanito De Saojoao)
Ilustrasi Jalan Sudirman, Jakarta (Foto: Joanito De Saojoao)

JAKARTA, investor.id - Menurut data IQAir, saat ini Jakarta tercatat menduduki peringkat teratas sebagai kota dengan tingkat polusi udara terburuk di dunia.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Asep Kuswanto, mengimbau masyarakat untuk selalu mengecek kondisi kualitas udara setiap harinya melalui berbagai platform yang telah disediakan, salah satunya adalah aplikasi Jakarta Kini atau JAKI.

"Kemudian juga ISPU Net milik Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan dan website Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG)," tutur Asep Kuswanto dalam jumpa pers terkait Polusi Udara Buruk di Wilayah Jabodetabek di kantor KLHK, Jumat (11/8/2023).

ADVERTISEMENT

Melalui aplikasi JAKI, ISPU Net dan situs resmi BMKG, masyarakat dapat mengecek kondisi kualitas udara di Jakarta secara realtime sehingga dapat dilakukan upaya-upaya preventif.

"Itu bisa dicek kondisi kualitas di Jakarta pada hari ini seperti apa lalu melakukan upaya-upaya preventif untuk mencegah atau mengurangi dampak itu bagi individu warga Jakarta," kata Asep.

"Misal dengan menggunakan masker, mengurangi aktivitas di luar karena memang pencegahan itu harus dilakukan sedini mungkin dan dari diri sendiri," lanjut dia.

Lebih lanjut, Pemerintah juga mengimbau kepada seluruh warga DKI Jakarta untuk memaksimalkan penggunaan transportasi publik. Selain dapat terhindari dari macet, memakai kendaraan umum juga bisa mengurangi gas emisi yang menjadi faktor penyebab polusi udara di Ibukota.

"Termasuk menggunakan bahan bakar dengan kualitas yang lebih baik," imbuh Asep.

Sebelumnya, Asep mengatakan memang kondisi kualitas udara di Jakarta sepanjang 2023 ini cukup fluktuatif. Salah satu faktor pencetusnya adalah kondisi musim kemarau di bulan Juli hingga September dimana kondisi tersebut sedang mencapai tinggi-tingginya sehingga berakibat berakibat pada kualitas udara yang kurang baik.

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 3 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 3 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 3 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 4 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 4 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 5 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia