Pilot Tertidur Saat Penerbangan, BPKN: Hak Konsumen Tercederai
JAKARTA, investor.id – Ketua Komisi Advokasi Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN) RI menilai pilot tertidur saat penerbangan sebagai pecederaan terhadap hak konsumen. Fitrah Bukhari membahas insiden pilot Batik Air yang tertidur di tengah penerbangan dan menjadi berita viral.
"(Sebanyak) 153 konsumen batik Air Kendari Jakarta dengan nomor penerbangan ID 6723 tercederai haknya selaku konsumen, berupa ketidaktepatan waktu ketibaan," tutur Fitrah, Senin (11/3).
Pasalnya, waktu ketibaan yang tertera tidak sesuai yang dijanjikan, baik di dalam tiket maupun iklan yang ditayangkan saat konsumen akan membeli tiket.
"Pihak maskapai menjanjikan waktu tempuh Kendari Jakarta ditempuh selama dua jam 40 menit. Namun dikarenakan pilot dan kopilot sempat tertidur bersama di kokpit dan mengakibatkan pesawat keluar jalur yang semestinya, waktu ketibaan yang dijanjikan menjadi tidak terwujud," ungkapnya.
Fitrah melanjutkan, waktu tempuh yang terjadi justru melewati 21 menit dari yang dijanjikan sementara arena pesawat dibiarkan di luar kendali karena pilot dan kopilot tertidur dalam 28 menit perjalanan.
"Arena pesawat dibiarkan diluar kendali karena mereka tertidur selama 28 menit, akhirnya waktu tempuh menjadi tiga jam satu menit. Artinya Batik Air ID 6723 mengalami keterlambatan ketibaan 21 menit dari waktu yang dijanjikan dalam tiket pesawat," sambung Fitrah.
Berkaitan dengan keselamatan, kata dia, aspek keselamatan (safety) dalam dunia penerbangan masih belum terwujud namun masih dalam tahap kesadaran (awareness).
"Guna mencegah terjadinya cederanya hak konsumen sebagaimana yang telah disampaikan, faktor manusia dalam kasus ini harus ditingkatkan kedisiplinannya agar tetap menjaga keseimbangan antara hak konsumen dan tanggung jawab pelaku usaha selaku maskapai," kata dia.
Perlu Investigasi Serius
Sementara itu, Ketua BPKN Mufti Mubarok mendorong regulator dan maskapai Batik Air untuk menginvestigasi secara serius terkait prosedur keamanan, kenyamanan, dan keselamatan konsumen penerbangan.
"Apalagi dalam waktu dekat, kita akan menjalani arus mudik dan balik yang merupakan rangkaian Idul Fitri. Hal ini harus diseriusi bagi batik air agar dapat meningkatkan kepercayaan publik kembali," tukasnya.
Hanya saja, aturan yang berlaku saat ini menyebutkan konsumen hanya mendapatkan ganti rugi jika penerbangan keterlambatan atau delay keberangkatan.
"Dengan kasus ini, BPKN mendorong regulator untuk mengkaji aturan terkait pemberian ganti rugi bagi konsumen yang waktu tempuhnya tidak sesuai dengan yang dijanjikan," tegas Mufti.
Selain karena waktu yang dijanjikan tidak sesuai dengan realitasnya, tindakan pilot dan kopilot tersebut dapat membahayakan keselamatan konsumen. Padahal, salah satu hak utama konsumen menurut UU Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen adalah keamanan, kenyamanan, dan keselamatan dalam menggunakan jasa.
Editor: Grace El Dora
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler


