Jumat, 15 Mei 2026

Kemlu: Laporan 10 WNI Jadi Tentara Bayaran Ukraina Harus Diselidiki

Penulis : Grace El Dora
16 Mar 2024 | 15:58 WIB
BAGIKAN
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Lalu Muhammad Iqbal. (Foto: ANTARA/Yashinta Difa)
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Lalu Muhammad Iqbal. (Foto: ANTARA/Yashinta Difa)

JAKARTA, investor.id – Berita soal 10 warga negara Indonesia (WNI) yang menjadi tentara bayaran Ukraina harus diselidiki lagi, kata Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia (Kemlu RI).

"Informasi tersebut perlu didalami lebih lanjut," ujar Juru Bicara Kemlu RI Lalu Muhamad Iqbal, Jumat (15/3).

Ia juga menyarankan agar awak media mengonfirmasi kebenaran data tersebut kepada Rusia, selain dari perlunya pendalaman lebih lanjut. "Silakan bertanya kepada Rusia mengenai data yang mereka miliki," lanjutnya.

ADVERTISEMENT

Pernyataan ini menyusul rilis data dari Kedutaan Besar Federasi Rusia di Indonesia. Data tersebut berisi Kementerian Pertahanan Rusia yang mencatat semua tentara bayaran asing yang tiba di Ukraina untuk berpartisipasi dalam pertempuran.

Mengutip catatan tersebut, sejak 24 Februari 2022 terdapat sekitar 13.387 tentara bayaran asing telah memasuki Ukraina. Pihaknya mengonfirmasi sebanyak 5.962 tentara bayaran asing tewas dalam konflik tersebut.

Mereka juga menyebut Polandia menjadi penyumbang tentara bayaran paling banyak yakni sekitar 2.960 orang, dengan 1.497 di antaranya telah tewas.

Mereka juga mencatat 10 tentara bayaran dari Indonesia. Sebayak eempat di antaranya telah tewas.

Editor: Grace El Dora

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 13 menit yang lalu

Harga Emas Terkoreksi Buntut Data Konsumen AS

Pasar emas terus mempertahankan dukungan kritis tetapi tidak menunjukkan reaksi besar terhadap data ekonomi terbaru AS.
Market 24 menit yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 28 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 1 jam yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 1 jam yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 2 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia