Jumat, 15 Mei 2026

Jokowi Bantah Cawe-Cawe Susunan Kabinet Pemerintahan Mendatang

Penulis : Yustinus Patris Paat
3 Apr 2024 | 15:00 WIB
BAGIKAN
Presiden Joko WIdodo dan Ketua Umum Solidaritas Merah Putih (Solmet) Silfester Watutina saat menghadiri acara di Istana Bogor, Selasa (02/04/24)
Presiden Joko WIdodo dan Ketua Umum Solidaritas Merah Putih (Solmet) Silfester Watutina saat menghadiri acara di Istana Bogor, Selasa (02/04/24)

JAKARTA, investor.id – Ketua Umum Solidaritas Merah Putih (Solmet) Silfester Matutina mengatakan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) membantah isu yang mengatakan dirinya menitipkan sejumlah nama untuk menduduki posisi menteri ke Presiden terpilih Prabowo Subianto.

Dijelaskan Silfester, bantahan Jokowi tersebut disampaikan padanya saat dia bertemu dengan Jokowi di Istana Bogor, Selasa (02/04/24).

"Kemarin pagi saya dipanggil Presiden Jokowi dan kami berdiskusi empat mata. Banyak isu yang dibahas dan Presiden Jokowi juga membantah menitipkan nama menteri ke Presiden terpilih Pak Prabowo karena itu hak prerogatif presiden," ujar Silfester kepada wartawan, Rabu (3/4/2024).

ADVERTISEMENT

Menurut Silfester, Jokowi tidak akan mencampuri urusan kabinet pasangan capres-cawapres terpilih, Prabowo-Gibran.

Selain prosesnya masih lama, setelah pelantikan Presiden tanggal 20 Oktober 2024, penunjukan menteri dan pembentukan kabinet baru ditentukan. Hal lain, proses sengketa hasil Pilpres 2024 juga sedang disidangkan di Mahkamah Konstitusi (MK).

Jokowi menghormati proses persidangan di MK dan mempersilakan para menteri memberikan keterangan jika dibutuhkan oleh hakim konstitusi dalam sengketa hasil pilpres tersebut.

"Presiden Jokowi mempersilahkan para menteri untuk bersaksi dan beliau tidak akan menghalangi atau ikut menutup-nutupi, justru Presiden Jokowi mendorong agar dibuka saja semuanya agar terang benderang," tandas Silfester.

Dalam pertemuan yang berlangsung 1,5 jam tersebut, Silfester mengaku Jokowi meminta informasi terkini terkait keadaan yang terjadi di tengah masyarakat pasca Pemilu 2024 dan menjelang lebaran Idul Fitri. Pada kesempatan itu, Silfester juga memberikan masukan ke Presiden Jokowi menyangkut beberapa masalah masalah ketidakadilan hukum yang menimpa masyarakat.

"Saya juga memberikan masukan mengenai program program kementerian dan proyek strategis nasional yang belum perform dalam pelaksanannya," pungkas Silfester

Editor: Maswin

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 24 menit yang lalu

Harga Emas Terkoreksi Buntut Data Konsumen AS

Pasar emas terus mempertahankan dukungan kritis tetapi tidak menunjukkan reaksi besar terhadap data ekonomi terbaru AS.
Market 35 menit yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 39 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 1 jam yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 1 jam yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 2 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia