Jumat, 15 Mei 2026

Jokowi Sepakat Tak Boleh Ada Orang “Toxic” di Pemerintahan

Penulis : Grace El Dora
7 Mei 2024 | 12:14 WIB
BAGIKAN
Presiden RI Joko Widodo memberikan keterangan kepada wartawan di Depok, Jawa Barat pada Selasa (7/5/2024). (Foto: ANTARA/Fathur Rochman)
Presiden RI Joko Widodo memberikan keterangan kepada wartawan di Depok, Jawa Barat pada Selasa (7/5/2024). (Foto: ANTARA/Fathur Rochman)

JAKARTA, investor.id – Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) sepakat tidak boleh ada orang toxic yang dimasukkan dalam pemerintahan. Ia membenarkan pernyataan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan sebelumnya.

"Sudah bener dong. Bener, bener," jawab Jokowi secara singkat, Selasa (7/5/2024).

Presiden menyampaikan hal ini setelah menghadiri peresmian Indonesia Digital Testing House (IDTH) di Balai Besar Pengujian Perangkat Telekomunikasi (BBPPT) Tapos, Depok, Jawa Barat.

ADVERTISEMENT

Jokowi juga sempat ditanya bagaimana dirinya memandang arah pernyataan Luhut, namun ia kembali menyampaikan hal itu kepada Luhut.

"Ya ditanyakan kepada yang menyampaikan," ungkapnya.

Sebelumnya diberitakan, menko marves itu menyampaikan pesan kepada Prabowo Subianto selaku presiden terpilih periode 2024-2029 agar tidak membawa orang toxic (racun) ke kabinetnya. Istilah toxic dipakainya untuk menggambarkan orang yang bermasalah.

"Untuk presiden terpilih, saya bilang jangan bawa orang toxic ke pemerintahanmu, itu akan sangat merugikan kita,” ujar Luhut dalam acara Jakarta Future Forum: Blue Horizons, Green Growth di Jakarta, Jumat (3/5/2024).

Pesan tersebut disampaikan Luhut menyambung pelajaran yang ia peroleh setelah bekerja dalam Kabinet Indonesia Maju yang dibentuk Presiden Joko Widodo selama 10 tahun terakhir.

Menurut Luhut, yang menjadi permasalahan dalam pemerintahan Indonesia adalah regulasi-regulasi oleh pemerintah yang bertentangan dengan kepentingan nasional.

"Saya memperbaiki banyak permasalahan itu," kata Luhut.

Editor: Grace El Dora

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 5 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 5 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 6 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 6 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 7 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 7 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia