Kamis, 14 Mei 2026

Gus Miftah akan Buat Rumah Moderasi, Serap Persoalan Keagamaan di Masyarakat

Penulis : Mita Amalia Hapsari
22 Okt 2024 | 15:10 WIB
BAGIKAN
Utusan Khusus Presiden (UKP) Bidang Kerukunan Beragama dan Pembinaan Sarana Keagamaan Miftah Maulana Habiburrahman atau akrab disapa Gus Miftah  usai pelantikan di Istana Negara, Selasa (22/10/2024)
Utusan Khusus Presiden (UKP) Bidang Kerukunan Beragama dan Pembinaan Sarana Keagamaan Miftah Maulana Habiburrahman atau akrab disapa Gus Miftah usai pelantikan di Istana Negara, Selasa (22/10/2024)

JAKARTA, investor.id - Miftah Maulana Habiburrahman atau akrab disapa Gus Miftah mengaku akan membuat rumah moderasi untuk berbelanja masalah keagamaan yang ada di masyarakat. Hal tersebut disampaikan setelah secara resmi dilantik sebagai Utusan Khusus Presiden (UKP) Bidang Kerukunan Beragama dan Pembinaan Sarana Keagamaan.

Gus Miftah menjelaskan, merujuk ke Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 17 tahun 2012, salah satu tugas UKP itu, melaksanakan tugas-tugas yang diperintah oleh presiden, di luar tugas-tugas yang sudah di-back up sama kementerian dan instansi pemerintah yang lain. 

“Karena bidang saya di kerukunan beragama dan pembinaan sarana keagamaan ya, enggak jauh-jauh dari itu," kata Miftah di Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (22/10/2024).

ADVERTISEMENT

Menurut Miftah, Prabowo pun meminta dirinya untuk membangun komunikasi internasional.  

"Memang ada salah satu tugas yang disampaikan itu adalah membangun komunikasi internasional terkait dengan moderasi dan toleransi," kata dia.

Langkah awal dalam menjalankan tugasnya, Miftah mengatakan akan berupaya menjaga kerukunan beragama di Indonesia.

Menurutnya, soal kerukunan di Indonesia itu menarik dan merupakan isu krusial. Hal ini karena begitu banyak perbedaan di negeri ini, seperti 17 ribu pulau, 1.700 suku, 736 bahasa, dan 6 agama. Banyak ragam ini, kata Miftah, harus dapat disikapi secara dewasa karenanya perlu upaya untuk menjaga agar kerukunan tetap kondusif. 

“Karena di Dubai, di Uni Emirat Arab, moderasi itu tidak hanya utusan khusus presiden, tapi bentuknya kementerian. Mudah-mudahan situasi bangsa ini tetap baik-baik saja sehingga tidak ada gangguan soal toleransi dan moderasi," jelas dia.

Salah satu caranya, Miftah akan membuat rumah moderasi untuk berbelanja masalah keagamaan yang ada di masyarakat. Setelah itu baru mencari solusi terhadap persoalan-persoalan yang dihadapi.

Editor: Maswin

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 2 menit yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 11 menit yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 28 menit yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 58 menit yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 1 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 2 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia