Jumat, 15 Mei 2026

Mentan Amran Imbau Pengusaha Tak Goda Pejabat Kementan

Penulis : Alfida Rizky Febrianna
29 Okt 2024 | 18:35 WIB
BAGIKAN
Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman di Jakarta, Selasa (29/10/2024). (Foto: B-Universe/  Alfida Rizky)
Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman di Jakarta, Selasa (29/10/2024). (Foto: B-Universe/ Alfida Rizky)

JAKARTA, investor.id – Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman mengimbau para pengusaha agar tidak menggoda pejabat kementerian. Artinya, tidak menawarkan fee proyek kepada pejabat dan pegawai Kementerian Pertanian (Kementan).

Hal tersebut merupakan arahan Presiden Prabowo Subianto usai pembekalan menteri dan wakil menteri Kabinet Merah Putih di Magelang.

"Kami sepakat bersama bagian pengadaan, vendor juga melakukan hal serupa tidak boleh menggoda staf Kementerian Pertanian. Staf Kementerian juga tidak boleh tergoda untuk bermain-main," tegas Amran di depan para pengusaha sektor pertanian dan mitra kerja Kementan di Jakarta, Selasa (29/10/2024).

ADVERTISEMENT

Menurutnya, Kementan juga akan bersungguh-sungguh menjaga integritas dalam pencegahan dan pemberantasan korupsi, kolusi, dan nepotisme. Hal ini tertuang dalam pakta integritas yang ditandatangani oleh Amran bersama jajaran pejabat Kementan.

"Alhamdulillah, kami sudah menandatangani pakta integritas bahwa kita tidak boleh main-main. Sesuai arahan Bapak Presiden Republik Indonesia, kita melakukan pencegahan dan menghentikan KKN (korupsi, kolusi, nepotisme) dan seterusnya. Itu kita tidak boleh," kata dia.

Pada kesempatan itu, Amran meminta para pengusaha dan mitra kerja untuk mengadukan nama-nama pejabat Kementan yang menerima suap dan mempersulit jalannya proyek pertanian. Tak hanya itu, Amran juga meminta jajaran Kementan untuk mengadukan pengusaha atau mitra kerja yang menawarkan suap.

"Kami mimpikan nanti ke depan Kementan mencapai swasembada pangan secara terhormat. Kami tidak ingin ada pengusaha yang kena musibah begitu pula dengan pegawai Kementan kena musibah. Jadi kami ingin betul-betul menerapkan profesionalisme di Kementan dengan sebaik-baiknya," sambungnya.

Lebih lanjut Amran mengatakan, dirinya tidak segan memberikan sanksi tegas bagi jajaran Kementan maupun pengusaha dan mitra kerja apabila terbukti terlibat dalam tindak suap atau bentuk korupsi, kolusi, dan nepotisme lainnya.

"Apabila kami melanggar, kami siap diberikan sanksi disiplin berupa penurunan jabatan, pembebasan dari jabatan, tau pemberhentian tidak dengan hormat sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan," demikian bunyi pakta integritas tersebut.

Editor: Grace El Dora

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 13 menit yang lalu

Harga Emas Terkoreksi Buntut Data Konsumen AS

Pasar emas terus mempertahankan dukungan kritis tetapi tidak menunjukkan reaksi besar terhadap data ekonomi terbaru AS.
Market 24 menit yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 28 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 1 jam yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 1 jam yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 2 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia