Jumat, 15 Mei 2026

Partai Golkar Terbuka buat Jokowi Bila Hendak Bergabung

Penulis : Yustinus Patris Paat
6 Des 2024 | 14:34 WIB
BAGIKAN
Wakil Ketua Umum Partai Golkar Idrus Marham di acara BKPRMI, gedung Kementerian Pemuda dan Olahraga, Senayan, Jakarta, Jumat, 6 Desember 2024. (Foto: Yustinus Patris Paat)
Wakil Ketua Umum Partai Golkar Idrus Marham di acara BKPRMI, gedung Kementerian Pemuda dan Olahraga, Senayan, Jakarta, Jumat, 6 Desember 2024. (Foto: Yustinus Patris Paat)

JAKARTA, investor.id - Partai Golkar terbuka menerima mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk menjadi kader, usai PDIP menyatakan Jokowi bukan kadernya lagi. Sebagai partai terbuka, Golkar siap menerima siapa saja yang mempunyai motivasi membesarkan partai Golkar dan bangsa.

Wakil Ketua Umum Partai Golkar Idrus Marham menegaskan, partai yang dipimpin oleh Bahlil Lahadalia, merupakan partai milik rakyat dan bukan partai keluarga, dan tidak ada pemegang saham terbesar sehingga terbuka kepada siapa saja yang ingin bergabung termasuk Jokowi.

"Kalau kita lihat dalam perspektif dunia usaha, ini adalah go public, siapa saja mau masuk, silakan, yang penting sama-sama punya niat, motivasi membesarkan Golkar," ujar Idrus Marham di sela-sela acara Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) di gedung Kementerian Pemuda dan Olahraga, Senayan, Jakarta, Jumat (6/12/2024).

ADVERTISEMENT

Menurut Idrus, pihaknya tidak masalah menerima Jokowi bergabung Partai Golkar. Nanum, dia menegaskan hal tersebut bukan berarti Golkar mencampuri urusan internal PDIP. Partai Golkar, kata dia, tidak pernah mengurusi persoalan internal partai lain.

"Saya selaku wakil ketua umum dan arahan Ketua Umum Partai Golkar, Pak Bahlil Lahadalia, yah itu urusan masing-masing partai, internal, biarlah mereka mengurus internalnya, kita jangan ikut campur rumah tangga orang," tandas Idrus. 

Lebih lanjut, Idrus mengatakan hingga saat ini belum ada komunikasi antara Partai Golkar dan Jokowi atau sebaliknya, setelah dinyatakan keluar dari PDIP. Termasuk, kata dia, belum ada pembahasan mengenai Jokowi menjadi kader Partai Golkar.

"Setahu saya belum ada informasi tentang itu. Tetapi kalau ditanyakan tentang bagaimana Golkar? Sekali lagi, Golkar adalah partai terbuka, bukan milik siapa-siapa, tapi ini adalah milik rakyat," tutur dia.

Partai Golkar, kata Idrus, siap menerima siapa saja ingin berkontribusi bagi bangsa dan negara. Pasalnya, kader-kader Golkar selalu mendorong partai ini menjadi penentu arah pembangunan nasional. 

"Tentu dengan catatan, niat, motivasi untuk membesarkan partai Golkar sekarang dan ke depan sehingga Golkar tetap menjadi partai utama di republik ini yang akan menjadi penentu arah pembangunan nasional," pungkas Idrus.

Editor: Maswin

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 3 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 3 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 3 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 4 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 4 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 5 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia