Jumat, 15 Mei 2026

Istana Ungkap Pemilu 2024 Sukses, Kematangan Demokrasi Indonesia Teruji

Penulis : Ichsan Ali
27 Des 2024 | 17:54 WIB
BAGIKAN
Petugas KPPS menunjukan surat suara pemilihan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur saat penghitungan suara di TPS 01 Magersari, Sidoarjo, Jawa Timur, Rabu (27/11/2024). (ANTARA FOTO/Umarul Faruq)
Petugas KPPS menunjukan surat suara pemilihan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur saat penghitungan suara di TPS 01 Magersari, Sidoarjo, Jawa Timur, Rabu (27/11/2024). (ANTARA FOTO/Umarul Faruq)

Selain berhasil menggelar Pilpres, Indonesia juga melaksanakan Pilkada Serentak pada November 2024.

“Kita adalah negara demokrasi terbesar ketiga di dunia. Tapi untuk urusan Pilkada Serentak, Indonesia bisa dikatakan salah satu negara yang berhasil menggelar pemilihan kepala daerah secara bersamaan. Itu artinya demokrasi kita semakin matang,” kata Ujang.

Pilkada 2024 diselenggarakan di 37 provinsi dan 508 kabupaten/kota se-Indonesia yang melibatkan lebih dari 200 juta pemilih.

ADVERTISEMENT

“Pilkada Serentak yang baru kita lewati, mencatat partisipasi pemilih sebanyak 71%. Angka ini masih lebih baik dibandingkan tingkat partisipasi pemilih di Pemilu Amerika Serikat yang hanya 66,9%. Padahal, Amerika Serikat sudah menyelenggarakan Pemilu sejak tahun 1789,” kata Ujang.

Secara teknis, ujar Ujang, tidak mudah bagi penyelenggara pesta demokrasi secara langsung di berbagai pelosok Tanah Air. Tercatat 435.089 Tempat Pemungutan Suara (TPS) di seluruh Indonesia.

Istana Ungkap Pemilu 2024 Sukses, Kematangan Demokrasi Indonesia Teruji
Presiden Prabowo Subianto menunjukkan jari yang sudah dicelup tinta usai memberikan hak pilihnya di TPS 008 Desa Bojong Koneng, Babakan Madang, Bogor, Jawa Barat, Rabu (27/11/2024). Presiden Prabowo Subianto menggunakan hak pilihnya pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2024. (Foto: ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/aww)

Setiap TPS mempekerjakan tujuh orang anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS), atau lebih 5 juta petugas tersebar di 435.089 TPS. Ini belum termasuk anggota KPPS yang terdapat di luar negeri, lebih dari 12 ribu orang yang tersebar di 128 negara.

Berdasarkan data dari Kementerian Keuangan, target anggaran Pilkada Serentak 2024 yang tertuang dalam Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD), sebesar Rp 37,52 triliun. KPU dan Bawaslu masing-masing menerima total Rp 28,22 triliun dan Rp 8,39 triliun dari daerah-daerah yang sudah mampu membayar Pilkada.

“Tahun 2024 telah sukses menguji integritas lembaga demokrasi Indonesia. Dengan lebih dari 200 juta pemilih terdaftar, termasuk generasi muda yang paham teknologi, dan semakin banyak perempuan terpilih menjadi pemimpin politik, Pemilu 2024 menjadi indikator matangnya demokrasi Indonesia,” tutup Ujang.

Editor: Prisma Ardianto

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkini


Market 13 menit yang lalu

Harga Emas Terkoreksi Buntut Data Konsumen AS

Pasar emas terus mempertahankan dukungan kritis tetapi tidak menunjukkan reaksi besar terhadap data ekonomi terbaru AS.
Market 24 menit yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 28 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 1 jam yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 1 jam yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 2 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia