Jumat, 15 Mei 2026

Sementara Apple Negosiasi di Indonesia, Produsen China Masuk

Penulis : Grace El Dora
7 Jan 2025 | 10:22 WIB
BAGIKAN
Foto ini menunjukkan pusat perbelanjaan Grand Indonesia di Jakarta pada Jumat (5/1/2024). Sementara Apple negosiasi di Indonesia, produsen China masuk. (Foto: Bloomberg/ Getty Images)
Foto ini menunjukkan pusat perbelanjaan Grand Indonesia di Jakarta pada Jumat (5/1/2024). Sementara Apple negosiasi di Indonesia, produsen China masuk. (Foto: Bloomberg/ Getty Images)

BEIJING, investor.id – Perusahaan spin-off Huawei, Honor, pada Selasa (7/1/2024) mengumumkan rencana peluncuran penjualan ponsel pintar di Indonesia pada akhir Maret 2025. Sementara Apple negosiasi di Indonesia, produsen China masuk.

Honor adalah salah satu perusahaan China terbaru yang memasuki pasar yang telah melarang iPhone 16 Apple karena persyaratan produksi dalam negeri.

Pemerintah Indonesia telah mengharuskan agar ponsel pintar yang dijual di dalam negeri memiliki 40% komponen dari dalam negeri. Aturan tersebut telah mencegah Apple menjual ponsel terbarunya di pasar, tempat Apple dilaporkan sedang menegosiasikan investasi sebesar US$ 1 miliar.

ADVERTISEMENT

Sementara itu, Honor memiliki kantor di Indonesia dan bekerja sama dengan satu mitra manufaktur lokal, kata presiden operasi Pasifik Selatan perusahaan China tersebut Justin Li. Pekan lalu ia mengatakan ponsel lipat akan menjadi salah satu rangkaian produk lokal pertama Honor, dengan 10 item di segmen menengah hingga atas.

Perusahaan ini bermaksud menawarkan sekitar 30 produk mulai dari ponsel hingga tablet di Indonesia pada akhir tahun.

“Meskipun 80% pasar didominasi oleh perangkat dengan harga di bawah US$ 200, sebagai ekonomi terbesar dan dengan pertumbuhan tercepat di Asia Tenggara, Indonesia menghadirkan potensi yang sangat besar untuk pertumbuhan jangka panjang,” kata Analis Canalys Chiew Le Xuan dalam sebuah surel seperti dikutip CNBC internasional pada Selasa (7/1/2024).

“Indonesia muncul sebagai pasar utama di Asia Tenggara, didorong oleh pertumbuhan ekonomi yang pesat dan kelas menengah yang berkembang,” kata Chiew. Ia mencatat, Indonesia menyumbang 35% dari pengiriman telepon pintar di kawasan tersebut dan dapat berfungsi sebagai pusat regional yang strategis.

Pada November 2024 Oppo, Xiaomi, dan Transsion yang berbasis di China menduduki tiga posisi teratas di Indonesia berdasarkan pengiriman telepon pintar menurut data Canalys. Oppo yang berbasis di Shenzhen pada November 2024 mengadakan peluncuran global untuk ponsel andalannya Find X8 di Indonesia, tempat perusahaan tersebut juga memiliki pabrik.

Editor: Grace El Dora

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 18 menit yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 20 menit yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Market 1 jam yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 7 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 8 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 8 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia