Sabtu, 4 April 2026

DPD Imbau Ada Regulasi Teknis hingga Pengawasan agar Insiden Keracunan MBG Tak Terulang

Penulis : Yustinus Patris Paat
19 Jan 2025 | 22:43 WIB
BAGIKAN
Pekerja menyiapkan makanan bergizi gratis (MBG) di dapur umum Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) wilayah Kodim 0736/ Batang, Kabupaten Batang, Jawa Tengah pada Senin (13/1/2025). (Foto: ANTARA FOTO/Harviyan Perdana Putra/rwa/am)
Pekerja menyiapkan makanan bergizi gratis (MBG) di dapur umum Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) wilayah Kodim 0736/ Batang, Kabupaten Batang, Jawa Tengah pada Senin (13/1/2025). (Foto: ANTARA FOTO/Harviyan Perdana Putra/rwa/am)

JAKARTA, investor.id - Ketua Komite III DPD, Filep Wamafma mengimbau pemerintah memperkuat regulasi teknis dan pengawasan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Menurutnya, regulasi teknis dan pengawasan penting agar keamanan pangan yang disajikan terjamin.

Hal ini menyusul insiden keracunan makanan dalam program MBG terhadap 40 siswa SDN Dukuh 03, Desa Dukuh, Sukoharjo, Jawa Tengah, pada 16 Januari 2025 lalu. 

Filep mengatakan, secara yuridis, program MBG yang diatur dalam Peraturan Presiden Nomor 83 Tahun 2024 memang belum memiliki regulasi yang lebih rinci atau aturan khusus terkait pelaksanaan teknis dan pengawasannya.

Advertisement

“Jadi, hal tersebut perlu diperkuat agar insiden keracunan dalam program MBG tidak lagi terjadi," ujar Filep kepada wartawan, Minggu (19/1/2025).

Filep juga menegaskan program MBG yang melibatkan distribusi makanan bergizi dari 190 dapur di seluruh Indonesia harus dilaksanakan dengan prinsip kehati-hatian dan standar yang ketat.

Menurutnya, struktur kelembagaan yang jelas dan kapasitas teknis yang memadai menjadi unsur penting dalam tata kelola kebijakan dalam rangka memitigasi insiden seperti di Sukoharjo. 

Filep menuturkan, dalam insiden keracunan tersebut, terdapat kelemahan dalam penerapan standar higienitas dan prosedur pengolahan makanan, padahal hal ini krusial. Ketidaksesuaian dalam implementasi prosedur yang berlaku dapat mengarah pada kontaminasi pangan atau risiko kesehatan yang besar.

“Pengadaan makanan dalam jumlah besar untuk program seperti MBG perlu penyedia yang tersertifikasi dan berpengalaman dalam menjaga kualitas dan keamanan pangan," jelas Filep.

Kerena itu, Filep mengatakan pihaknya memberikan sejumlah rekomendasi upaya-upaya perbaikan yang dapat dilakukan pemerintah terkait realisasi program MBG di daerah. Pertama, kata dia, penguatan regulasi sehingga terdapat landasan hukum yang jelas dalam pelaksanaan program MBG.

Regulasi tersebut harus mencakup aspek standar keamanan pangan, mekanisme pengawasan, tata kelola anggaran dan distribusi serta tindakan penyelesaian apabila terjadi permasalahan MBG. 

"Regulasi harus menetapkan standar yang jelas untuk setiap tahap, mulai dari pengolahan hingga penyajian makanan, serta dapat mengadopsi standar internasional yang diakui tetapi juga relevan dengan kondisi di Indonesia,” jelas senator Papua Barat itu.

Kedua, kata Filep, pemerintah harus memperketat pengawasan terhadap seluruh tahapan pelaksanaan program MBG, termasuk pengolahan, distribusi, dan penyajian makanan. Menurut dia, makanan yang disajikan harus diperiksa kembali untuk memastikan tidak ada perubahan kualitas yang dapat menyebabkan risiko kesehatan.

Editor: Maswin

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


InveStory 6 menit yang lalu

Tantangan Organisasional Menghadapi Gap Profesionalitas Bisnis

Turnaround Garuda hanya akan berhasil jika perusahaan berhenti sekadar memonetisasi kursi dan mulai mengorkestrasi sistem nilai perusahaan.
Business 10 menit yang lalu

Lima Jurus Menghadapi Periode Kritis Produksi Beras

Stok beras di atas 4 juta ton, masyarakat tidak perlu panik.
International 14 menit yang lalu

Jet Tempur F-15 AS Jatuh di Iran, Operasi Penyelamatan Pilot Jadi Rebutan

Jet F-15 AS jatuh di Iran, operasi penyelamatan pilot jadi rebutan kedua pihak. Eskalasi perang kian meluas hingga ancam pasokan energi.
Business 40 menit yang lalu

Operator Transportasi Antisipasi Libur Panjang Paskah

Sejumlah operator transportasi mengantisipasi lonjakan mobilitas masyarakat pada libur panjang Hari Raya Paskah 2026.
International 43 menit yang lalu

12 RT dan 4 Ruas Jalan di Jakbar Terendam Banjir

Banjir rendam 12 RT di Jakarta Barat akibat luapan Kali Angke dan Pesanggrahan. BPBD DKI siagakan personel untuk penyedotan genangan air.
Market 53 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Sabtu 4 April 2026: Kokoh

​​​​​​​Harga emas Antam (ANTM) terpantau kokoh pada hari ini, sabtu (4/4/2026). Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam

Tag Terpopuler


Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia