Jumat, 15 Mei 2026

Kemdiktisaintek Siap Jelaskan Soal Aksi Demo Pegawai, jika Dipanggil Presiden dan DPR

Penulis : Hendro Dahlan Situmorang
21 Jan 2025 | 20:04 WIB
BAGIKAN
Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) Togar Simatupang didampingi Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Kemdiktisaintek, Khairul Munadi saat konferensi pers di di kantor Kemendiktisaintek, Jakarta, Selasa, 21 Januari 2025. (Beritasatu.com / Hendro Situmorang)
Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) Togar Simatupang didampingi Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Kemdiktisaintek, Khairul Munadi saat konferensi pers di di kantor Kemendiktisaintek, Jakarta, Selasa, 21 Januari 2025. (Beritasatu.com / Hendro Situmorang)

JAKARTA, investor.id - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) Togar Simatupang menyatakan siap dipanggil Presiden dan Komisi X DPR terkait aksi demo pegawai Ditjen Dikti, Senin (20/1/2025).

"Kami siap bila ada pemanggilan itu (dari Istana Negara maupun Komisi X DPR) karena kementerian tentunya pasti ada pemantauan,” tutur Togar saat saat konferensi pers di kantor Kemendiktisaintek, Jakarta, Selasa (21/1/2025). 

Togar menyatakan sudah melaporkan semua dari A sampai Z terkait kejadian tersebut.

ADVERTISEMENT

Menurutnya, semua kementerian/lembaga negara tentunya pasti mengalami pemantauan, termasuk instrumen-instrumen presiden juga sudah jelas. Kolaborasi Kemendiktisaintek dengan Komisi X DPR selama ini cukup baik.

"Kami siap saja, bahkan materinya pun sedang kami siapkan bila dipanggil DPR. Kami juga selalu koordinasi dengan relasi kami di Komisi X DPR dan bukan hal dinamika ini saja, tetapi juga terkait pelayanan pendidikan terhadap masyarakat dan program-program diktisaintek," ungkap Togar. 

Togar mengungkapkan, unjuk rasa kemarin memprotes pemberhentian ASN bernama Neni Herlina. Menurut Togar hal tersebut merupakan proses terjadinya penyesuaian, penyelarasan dan adaptasi pemisahan Kemdiktisaintek dari Kemendikbudristek pada 2024. Ini merupakan hal baru secara alamiah dan memang akan terjadi gesekan-gesekan.

"Tentunya hal itu bisa diselesaikan secara internal tanpa menganggu layanan kepada publik," ucapnya.

Ia menjelaskan laporan-laporan secara rutin juga diberikan dan sudah berkoordinasi lewat instrumen presiden termasuk DPR yang diterima dengan baik. Diakui hal ini juga sebenarnya terjadi dan hampir mirip dengan kementerian lain yang mengalami pemekaran dan ada penyesuaian yang harus dilakukan.

"Ini bisa menjadi suatu teladan untuk bisa ditiru. Sama seperti kita sebagai keluarga yang baru atau kementerian yang baru. Jadi ini hal yang wajar, sehingga ada penyesuaian-penyesuaian dan itu hal yang alami," pungkas Togar.

Editor: Maswin

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 20 menit yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 22 menit yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Market 1 jam yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 7 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 8 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 8 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia