Jumat, 15 Mei 2026

Plt Bupati Sidoarjo Inspeksi SHGB Seluas 655 Hektare di Laut Sidoarjo 

Penulis : Slamet Wibowo
23 Jan 2025 | 22:32 WIB
BAGIKAN
Plt Bupati Sidoarjo dan Forkopimda meninjau lokasi SHGB laut di perairan Sidoarjo, Jawa Timur, Kamis (23/1/2025)
Plt Bupati Sidoarjo dan Forkopimda meninjau lokasi SHGB laut di perairan Sidoarjo, Jawa Timur, Kamis (23/1/2025)

SIDOARJO, investor.id – Belum selesai polemik soal Sertifikat Hak Guna Bangunan (SHGB) di kawasan perairan Tangerang, kini viral pula di media sosial SHGB seluas 656 hektare di laut Sidoarjo, Jawa Timur. Tak berlama-lama, Plt Bupati Sidoarjo, Subandi, bersama jajaran Forkopimda dan stakeholder terkait langsung melakukan inspeksi lapangan, Kamis (23/1/2025).

Dengan menggunakan perahu, Subandi bersama jajaran memeriksa lokasi yang terletak di perairan pesisir Desa Segoro Tambak, Kecamatan Sedati, Sidoarjo. 

Subandi mengungkapkan, berdasarkan hasil inspeksi yang dilakukan, lahan yang tercantum dalam SHGB tersebut terdiri atas tiga blok. Satu blok berupa tambak yang dikelola petani, sedangkan dua blok lainnya berada di laut.

ADVERTISEMENT

Ia menjelaskan, tambak tersebut menjadi daratan saat air surut, tetapi berubah seperti lautan ketika air pasang.

"Ini tadi airnya naik, kalau airnya surut akan kelihatan daratnya," ujarnya.

Subandi menegaskan, pemerintah daerah akan mengevaluasi izin SHGB di lokasi tersebut karena diduga ada kepentingan yang tumpang tindih dengan masyarakat, khususnya para petani tambak.

Hingga sekarang, kata Subandi, di sebagian lokasi tersebut tidak bisa diterbitkan pajak bumi dan bangunan (PBB).

“Kita tetap berintruksi kepada Pak Pj gubernur, juga dari BPN, Kanwil, kita selalu berkoordinasi menunggu dari pimpinan terkait temuan ini,” tambahnya. 

Sebelumnya, sempat viral dan menjadi perbincangan publik, sertifikat SHGB seluas 656 hektare itu diketahui dimiliki oleh dua perusahaan swasta, yakni PT Surya Inti Permata dan PT Semeru Cemerlang.

Rinciannya, PT Surya Inti Permata menguasai dua bidang dengan luas masing-masing 285,16 hektare dan 219,31 hektare, sementara PT Semeru Cemerlang memiliki satu bidang dengan luas 152,36 hektare.

Editor: Maswin

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkini


Market 15 menit yang lalu

Harga Emas Terkoreksi Buntut Data Konsumen AS

Pasar emas terus mempertahankan dukungan kritis tetapi tidak menunjukkan reaksi besar terhadap data ekonomi terbaru AS.
Market 26 menit yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 30 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 1 jam yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 1 jam yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 2 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia