Jumat, 15 Mei 2026

Pertemuan Prabowo-Megawati Baik untuk Tepis Isu Pecah Belah Bangsa

Penulis : Wijayanti Putri
31 Jan 2025 | 17:25 WIB
BAGIKAN
Ketua DPC PDIP Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo. (Beritasatu.com/Wijayanti Putri)
Ketua DPC PDIP Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo. (Beritasatu.com/Wijayanti Putri)

SOLO, investor.id - Ketua DPC PDIP Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo menilai, rencana pertemuan antara Ketua Umum (Ketum) PDIP, Megawati Soekarnoputri dengan Presiden Prabowo Subianto merupakan hal yang baik.

“Namanya sama-sama ketua umum bertemu adalah hal yang bagus. Mbak Mega (Megawati) dengan Pak Presiden Prabowo itu malah lebih baik,” ujarnya. 

Rudy pun mengatakan, hubungan antara Megawati dengan Prabowo terjalin baik dan tidak ada persoalan. Hal ini berbeda dengan kabar yang beredar di luar.  

ADVERTISEMENT

Menurut mantan Wali Kota Solo itu, isu hubungan tidak baik yang diembuskan antara dua tokoh tersebut hanyalah bagian dari upaya memecah belah bangsa.

“Ya biasa to, namanya juga Indonesia ini yang namanya adu domba untuk memecah belah itu sudah ada sejak zaman kerajaan dulu. Contohnya, zaman Ken Arok, raja saling bunuh. Kemudian dijajah Belanda ada yang namanya politik adu domba. Jadi bagaimana kita mengantisipasinya saja,” tandasnya.  

Rudy pun mengaku tidak tahu kapan pertemuan kedua tokoh nasional tersebut akan dilaksanakan. Dia hanya meminta masyarakat untuk menunggu saja.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, PDIP dan Partai Gerindra yang pimpin Prabowo sama-sama membuka peluang pertemuan antara presiden ke-8 RI itu dengan Megawati. Terlebih hubungan Prabowo dan Megawati sejak lama sudah terjalin baik.

"Pertemuan antara Presiden Prabowo dengan Ibu Megawati Soekarnoputri adalah sesuatu hal yang sangat mungkin untuk terjadi," kata Ketua DPP PDIP Ahmad Basarah di Jakarta beberapa waktu lalu.

Ketua DPP PDIP Said Abdullah mengatakan pertemuan Prabowo dan Megawati bisa berlangsung sebelum kongres PDIP pada April 2025. 

"Doakan pertemuan kedua beliau bisa terlaksana setidaknya sebelum PDIP melaksanakan kongres. Rencananya dalam kongres, DPP PDIP akan mengundang Presiden Prabowo. Sebagai tamu kehormatan pada kongres nanti, tentu sudah sewajarnya didahului pertemuan Ibu Mega dengan Presiden Prabowo," ujar Said.

Said mengatakan pertemuan Prabowo dan Megawati akan fokus membahas politik negara jika bertemu, tidak akan mengarah untuk barter kasus hukum yang menjerat Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto yang sudah ditetapkan sebagai tersangka kasus Harun Masiku oleh KPK.

"Jangan disimpulkan bahwa hal itu sebagai sinyal untuk membarter status hukum yang saat ini disangkakan kepada Mas Hasto,” katanya.

Sementara itu, Ketua Harian DPP Gerindra Sufmi Dasco Ahmad mengisyaratkan pertemuan Prabowo dan Megawati Soekarnoputri terjadi sebelum kongres PDIP.

"Jadi mungkin, jika komunikasi intens dilakukan, pertemuan bisa terjadi sebelum atau sesudah Kongres PDIP," ujar Dasco.

Editor: Maswin

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 5 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 5 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 5 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 6 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 6 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 7 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia